Berita

Najla Bouden/Net

Dunia

Perdana Menteri Wanita Pertama Tunisia Dipecat, Presiden Saied Tunjuk Ahmed Hachani

RABU, 02 AGUSTUS 2023 | 08:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah dua tahun menjabat, wanita pertama Tunisia yang diangkat sebagai Perdana Menteri, Najla Bouden, lengser dari jabatannya setelah diberhentikan oleh Presiden Kaies Saied pada Selasa malam (1/8) waktu setempat.

Tak butuh waktu lama, usai memecat Bouden, Saied segera menunjuk Ahmed Hachani, yang sampai sekarang bekerja di bank sentral Tunisia dan belajar hukum di Universitas Tunis, tempat Saied mengajar, sebagai pengganti.

Dalam beberapa pekan terakhir, Saied telah berulang kali menyalahkan pejabat dan pemerintah dengan mengatakan mereka harus bertindak untuk mengatasi masalah dan layanan publik yang buruk, termasuk pemadaman air dan listrik yang sering terjadi.


“Ada tantangan besar yang harus kita angkat,untuk menjaga tanah air kita, negara kita dan perdamaian sipil,” kata Saied kepada Hachani setelah dia mengambil sumpah konstitusional, seperti dikutip dari The National, Rabu (2/8).

“Kami akan bekerja untuk mencapai keinginan rakyat kami dan keadilan yang diinginkan dan untuk mencapai martabat nasional," katanya

Sebelumnya, Saied menunjuk Ms Bouden sebagai perdana menteri sekitar dua tahun lalu, setelah dia memecat Hichem Mechichi dan mengambil alih hampir semua kekuasaan pada Juli 2021, dan membubarkan Parlemen dalam langkah yang digambarkan oposisi sebagai kudeta.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya