Berita

Wakil Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Haris Rusly Moti, usai menerima Relawan Gerakan Pro Prabowo Bersatu (GP Prabu) Jawa Tengah/RMOL

Politik

Relawan 08 Siap Tempur Menangkan Prabowo di Kandang Banteng

RABU, 02 AGUSTUS 2023 | 02:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Relawan Prabowo 08 siap memenangkan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di wilayah ceruk pemilih PDI Perjuangan yang biasa disebut "Kandang Banteng" yaitu Jawa Tengah.

Wakil Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Haris Rusly Moti menyampaikan hal tersebut usai menerima Relawan Gerakan Pro Prabowo Bersatu (GP Prabu) Jateng, di Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (1/8).

"Walaupun ini (Jateng) basis banteng, tapi setiap rakyat, saya rasa punya hak pilih. Mungkin untuk partainya bisa sama, tapi capresnya bisa berbeda," ujar Haris.


Dia menjelaskan, Prabowo yang juga menjabat Menteri Pertahanan merupakan keturunan Jawa Tengah.

"Namanya saja Prabowo Subianto, jelas namanya nama Jawa. Makanya mudah-mudahan Pak Prabowo mendapat hati di Jateng. Menjawab persoalan Jateng dan Indonesia," sambungnya berharap.

Lebih lanjut, gerakan relawan seperti GP Prabu bisa menjamur di banyak daerah selain Jateng, dan bisa menggunakan strategi yang sesuai dengan adat istiadat serta karakteristik warga setempat.

Sebagai contoh, dia mengimbau GP Prabu Jateng mempraktikkan strategi yang dimaksud di wilayah kepemimpinan Gubernur Jateng yang juga capres PDIP, Ganjar Pranowo.

"Kita lebih menekankan pendekatan humanis, lebih kultural. Jadi pendekatan kampanye kultural. Jateng ini pusat dari wilayah Jawa. Agar mendekatkan di kampanye nanti lebih menyentuh secara kemanusian, karena menyentuh budaya," tuturnya.

"Dan sampai bulan Oktober nanti kita harapkan partisipasi rakyat membentuk komunitas relawan di setiap pelosok. Kita target 5 sampai 10 ribu di seluruh pelosok," demikian Haris menambahkan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya