Berita

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo/Net

Presisi

Usai Penyerangan Pos Brimob Yahukimo, Dua Terduga Pelaku Dilumpuhkan

RABU, 02 AGUSTUS 2023 | 01:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polisi tangkap dua orang yang diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pasca penembakan Pos Brimob Polda Papua BKO Polres Yahukimo pada hari Senin (31/7).

Penangkapan pelaku, bermula saat polisi melakukan penyisiran di wilayah Komplek Pasar Baru Kota Dekai dan mengamankan satu orang yang diduga KKB wilayah Yahukimo berinisial AS.

Selanjutnya, pada pukul 11.55 WIT, personel gabungan langsung melakukan penyergapan di TKP yang berada di dalam hutan di belakang Kantor Bupati Yahukimo dan mengakibatkan terjadinya kontak tembak antara aparat keamanan dengan KKB.


"Kontak senjata berhasil melumpuhkan 2 orang KKB," kata Kabid Humas Polda Papua Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo dalam keterangan tertulis, Selasa (1/8).

Setelah berhasil dilumpuhkan, Benny menyebutkan, kedua terduga KKB dibawa ke RSUD Dekai untuk divisum.

"Setelah dilakukan olah TKP selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Dekai untuk divisum dan diidentifikasi untuk mengetahui identitas kedua orang KKB pelaku penyerangan Pos Brimob tersebut” ucap Benny.

Akibat kontak tembak tersebut, 1 personel Satgas Aman Nusa Bharatu Jogianus Riko mengalami luka tembak di bagian paha sebelah kiri yang saat ini dirawat di RSUD Dekai.

Selain itu, personel gabungan juga mengamankan beberapa barang bukti di lokasi kejadian tempat dilumpuhkannya dua orang terduga KKB.

"Antara lain 6 pucuk senjata api rakitan beserta amunisi, 60 anak panah, 6 parang dan 1 buah kapak,” kata Benny.

Benny juga mengungkapkan, Polres Yahukimo dan Satgas Damai Cartenz saat ini melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan KKB wilayah Yahukimo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya