Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Riset Partai Gelora, Prabowo Figur Capres Paling Mampu Jaga Keamanan Indonesia

RABU, 02 AGUSTUS 2023 | 01:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Warganet menilai Prabowo Subianto paling serius terhadap isu pertahanan. Isu ini bukan hanya menyangkut soal keamanan, melainkan juga pangan, energi dan keuangan.

Hasil ini berdasarkan riset digital Gelora Petamaya bekerja sama dengan Lembaga Riset Digital Cakradata dengan tema "Menyongsong Pemilu dan Pilpres 2024 Isu Pertahanan dan Keamanan".

Dalam pengambilan data yang dilakukan pada 1 Januari-26 Juli 2023 itu, terungkap percakapan warganet terhadap persepsi bakal calon presiden mengenai isu pertahanan dan keamanan. Prabowo menempati posisi teratas, diikuti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.


"Prabowo Subianto paling banyak dibicarakan, percakapannya mencapai 9.254 percakapan. Kemudian Ganjar Pranowo 866 percakapan dan Anies Baswedan 455 percakapan,” ujar Ketua Bidang Rekrutmen Anggota DPN Partai Gelora Indonesia, Endy Kurniawan, dalam keterangannya, Selasa (1/8).

Endy melanjutkan, gaya kepemimpinan Prabowo dianggap warganet layak menjadi kandidat presiden yang sesuai untuk mengatasi isu terkait pertahanan dan keamanan.

“Prabowo bisa memberikan perasaan aman dan kepastian tentang masa depan Indonesia. Karena ketika bicara ancaman pertahanan dan keamanan itu juga terkait pangan, energi dan keuangan,” ujarnya.

Selain itu, Prabowo juga dinilai sebagai figur yang paling mampu menjaga keamanan maritim Indonesia dari ancaman situasi geopolitik di kawasan Asia Pasifik dari potensi konflik antara Amerika Serikat dan China yang bisa berdampak langsung pada Indonesia.

Adapun Partai Gelora dalam waktu dekat akan segera mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai Capres 2024. Partai Gelora merasa ada kedekatan ideologi dengan Partai Gerindra.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya