Berita

Ilustrasi Boko Haram/Net

Dunia

Puluhan Petani Dipenggal Kelompok Militan di Borno Nigeria

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 17:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi teror militan jihadis Nigeria atau kerap dikenal Boko Haram kembali dilancarkan terhadap warga sipil.

Baru-baru ini, puluhan petani di negara bagian Borno, Nigeria Utara, dilaporkan tewas dipenggal oleh kelompok tersebut.

Seorang petani yang berhasil selamat, Abubakar Masta mengatakan Boko Haram menyerang pertanian mereka di Desa Kawuri pada Senin (31/7), sekitar pukul 08.30 waktu setempat.


"Mereka mengendarai motor dan membawa senapan. Saya melihat 10 teman saya telah disembelih secara keji oleh Boko Haram," ujarnya, seperti dimuat Reuters.

Penduduk lain yang mengetahui kejadian itu mengatakan tersangka Boko Haram yang dimaksud adalah  Negara Islam Afrika Barat (ISWAP), sebuah organisasi militan yang berafiliasi dengan ISIS.

Dalam beberapa tahun terakhir, ISWAP telah mengganggu desa-desa pertanian, sehingga menyebabkan kenaikan harga pangan di negara yang sedang berjuang dengan inflasi dua digit itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya