Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Ist

Politik

Sepakat dengan JK, PKS Nilai Anies Bisa Menang Pemilu Seperti Donald Trump

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 13:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat dengan pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Muhammad Jusuf Kalla (JK) yang membandingkan bakal capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, dengan Presiden ke-45 Amerika Serikat, Donald Trump, dalam menghadapi Pemilu.

Di mana Trump saat itu elektabilitasnya lebih rendah dibanding sang rival, Hillary Clinton. Namun, pada akhirnya Trump yang sukses menjadi Presiden AS.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menilai, meskipun saat ini elektabilitas Anies lebih rendah dari Prabowo dan Ganjar, namun ia yakin mantan Gubernur DKI Jakarta itu bisa memenangkan pertarungan Pilpres 2024. Sebagaimana Donald Trump menaklukkan Hillary Clinton pada Pemilu AS.


“Pak JK benar. Ada rasa perlawanan dan semangat perubahan dari Mas Anies dan KPP,” kata Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (1/8).

Menurut Mardani, semangat perubahan yang dibawa oleh Anies sangat dirasakan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, PKS optimistis Anies bisa menyalip Prabowo dan Ganjar dan memenangkan pesta demokrasi lima tahunan itu.  

“Itu dirasakan nyata di masyarakat. Makanya jumlah undecided voters-nya besar. InsyaAllah kuat Mas Anies,” imbuh anggota Komisi II DPR RI ini.

Di sisi lain, Mardani mengakui bahwa secara historis dan karakteristik demokrasi di AS dan Indonesia sangat berbeda. Hanya saja, kata dia, Trump dan Anies sama-sama menguasai media sosial (medsos) yang cukup kuat untuk mendongkrak elektoral.

“Kunci kemenangan Donald Trump dengan micro campaign melalui medsos. Mas Anies kuat di medsos. Penetrasi medsos Indonesia dan USA sebangun,” demikian Mardani.

Sebelumnya, Jusuf Kalla (JK) mengaku tak khawatir dengan rendahnya elektabilitas bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, kalau dibanding dua bakal capres lainnya, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

JK lantas mencontohkan elektabilitas Presiden ke-45 AS, Donald Trump, yang juga rendah namun bisa menaklukkan rivalnya kala itu, Hillary Clinton.  

“Trump juga rendah sekali elektabilitasnya menurut para peneliti,” kata JK kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/7).

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya