Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

LSI Denny JA: Airlangga Hartarto Punya Kartu AS untuk Posisi Cawapres

SENIN, 31 JULI 2023 | 19:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Posisi Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto cukup seksi dalam kontestasi politik menuju pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Direktur CPI LSI Denny JA, Hanggoro Doso Pamungkas memaparkan, setidaknya ada tiga kartu AS yang dipegang Airlangga pada pemilihan presiden dan wakil presiden tahun depan.

Tiga kartu AS tersebut adalah, pertama, posisi Airlangga sebagai ketua umum partai politik terbesar nomor dua di Indonesia, yakni Golkar. Kedua, kompetensi mumpuni di bidang ekonomi. Ketiga, memiliki akses pada sumber dana.


Hanggoro memaparkan, posisi calon presiden (capres) itu soal elektabilitas calon. Sementara soal calon wakil presiden (cawapres), itu adalah soal kesepakatan elite partai.

"Airlangga harus memainkan tiga kartu AS itu untuk melobi," kata Hanggoro, Senin (31/7).

Dari dua kandidat capres saat ini, yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, Airlangga cukup mumpuni untuk mengisi posisi cawapres kedua tokoh tersebut.

Jika Ganjar perlu penguatan cawapres soal isu ekonomi, maka mengemuka nama Airlangga yang kini menjabat Menko Perekonomian, dan Menteri BUMN, Erick Thohir.
 
Hal yang sama juga terjadi pada Prabowo Subianto. Jika Prabowo perlu penguatan cawapres soal isu ekonomi, Airlangga sangat potensial.

“Cawapres Prabowo untuk isu ekonomi mengemuka dua tokoh. Airlangga Hartarto dan Erick Thohir. Dua tokoh ini, secara isu ekonomi sangat kuat,” papar Hanggoro.

Airlangga, kata dia, memiliki nilai lebih untuk menjadi cawapres. Sebab di samping ia memiliki kompetensi isu ekonomi, Airlangga juga ketum partai dan memiliki akses ke sumber dana.

“Untuk menjadi cawapres itu lebih besar dipengaruhi oleh lobi tingkat elite. Di titik ini, Airlangga perlu lebih memainkan kartu AS-nya,” pungkas Hanggoro.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya