Berita

Raja Maroko, Mohammed VI/Net

Dunia

24 Tahun Naik Takhta, Raja Maroko Berharap Bisa Normalisasi Hubungan dengan Aljazair

SENIN, 31 JULI 2023 | 14:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jalinan hubungan diplomatik Maroko dengan negara tetangganya Aljazair diharapkan dapat segera pulih kembali.

Hal itu diutarakan Raja Maroko, Mohammed VI dalam sebuah pernyataan untuk memperingati 24 tahun kenaikan takhtanya, yang diterima redaksi pada Senin (31/7).

Raja menyampaikan niatnya untuk menjalin hubungan yang solid dengan negara-negara tetangga, khususnya Aljazair. Dia berharap agar hubungan keduanya pulih dan Aljazair bersedia membuka kembali perbatasan mereka.


"Saya berdoa kepada Tuhan Yang Mahakuasa agar semuanya kembali normal, dan agar perbatasan kembali dibuka," ungkap Raja.

Meski memiliki konflik sengketa di Sahara Barat, Raja mengklarifikasi bahwa hubungan Maroko dan Aljazair cenderung stabil. Namun berharap bisa lebih baik lagi.

"(Maroko dan Aljazair) stabil, dan kami berharap dapat melihat (hubungan) keduanya meningkat," tuturnya.

Raja juga berusaha meyakinkan Aljazair bahwa Maroko adalah negara sahabat dan bukan musuh mereka.

"Tidak ada kejahatan yang akan dilakukan (Maroko) terhadap mereka, juga tidak akan ada bahaya yang datang pada Aljazair dari Maroko," tegasnya.

Maroko dan Aljazair telah lama dikenal berselisih mengenai sengketa wilayah Sahara Barat, tempat di mana Front Polisario yang didukung Aljazair ingin memisahkan diri dari Maroko.

Pada Agustus 2021, Aljazair memutuskan hubungan diplomatik dengan Maroko dan menuduhnya telah melakukan tindakan bermusuhan.

Hubungan semakin tak baik ketika Aljazair mengkritik kerja sama militer yang dilakukan Maroko dengan Israel yang disebutnya sebagai entitas Zionis. Padahal Maroko tau bahwa Aljazair sangat mendukung perjuangan Palestina selain Front Polisario.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya