Berita

Ilustrasi pencoblosan Pemilu/RMOL

Politik

KPU Pastikan Hak Pilih Kelompok Warga Ini Terpenuhi pada Pemilu 2024

MINGGU, 30 JULI 2023 | 02:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hak pilih warga negara dalam memilih diupayakan terpenuhi seluruhnya pada Pemilu 2024. Karena itulah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menginventarisasi kelompok yang rawan tak memilih atau kehilangan hak pilih.

Ketua KPU RI Hasyim Asyari menjelaskan, terdapat sejumlah kategori masyarakat yang hak memilihnya mesti dilindungi.

"Orang-orang yang pindah domisili, yang meninggal, kemudian warga negara kita yang bekerja di tempat-tempat yang kemungkinan besar enggak bisa pulang pada hari pemungutan suara," ujar Hasyim kepada wartawan, Sabtu (29/7).


Lebih rinci, Hasyim menyebutkan sejumlah kelompok warga yang potensi tidak bisa memilih di tempat tinggal yang sesuai KTP.

"Warga di perkebunan, di pertambangan, warga binaan di lapas/rutan, kemudian santri-santri di pondok pesantren, mahasiswa yang di asrama di kota-kota pelajar yang pada hari pemungutan suara enggak bisa pulang," urai dia.

Oleh karena itu, anggota KPU RI dua periode itu memastikan perlindungan dan pemenuhan hak pilih mereka terjamin.

"Itu harus kita urus dan koordinasinya dengan berbagai macam pihak," demikian Hasyim.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya