Berita

Bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan di tengah pendukungnya/Ist

Politik

Anies Tempel Ketat Ganjar dan Prabowo Versi Lembaga Survei Australia, Nasdem: Rakyat Ingin Perubahan

JUMAT, 28 JULI 2023 | 12:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Persaingan ketat antarkandidat bakal Capres yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan disorot lembaga survei Australia, Utting Research.

Menyikapi survei ini, Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya menyebut elektabilitas Anies Baswedan naik bila dibandingkan hasil lembaga survei nasional. Survei ini juga menggambarkan harapan rakyat akan perubahan dan perbaikan pada pemerintahan selanjutnya.

“Dari keinginan dan harapan rakyat untuk perubahan ini sebenarnya Anies Baswedan mengalami kenaikan signifikan,” kata Willy Aditya lewat keterangan tertulisnya, Jumat (28/7).


Anggota Tim 8 itu melanjutkan, Anies yang merupakan kandidat tanpa endorsement dari pemerintah berkuasa, tetapi mendapat animo yang luar biasa dari masyarakat.

“Ini artinya rakyat secara swadaya dan kerelaan yang tinggi memberikan sumbangsih dalam setiap kegiatan yang dilakukan Mas Anies," jelas Willy.

Dari survei yang dilakukan angka keterpilihan Ganjar Pranowo sebanyak 34 persen, Prabowo Subianto 33 persen, dan Anies Baswedan 27 persen. Sementara sisanya 3 persen menjawab rahasia atau belum menentukan dan 3 persen tidak menjawab.

Survei Utting Research dilakukan secara tatap muka pada 12-17 Juni 2023 dengan jumlah sampel sebesar 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia.

Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya