Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political (IPO) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Jelang Pemilu 2024, Kekuatan Kader jadi Insentif Elektoral bagi PAN

RABU, 26 JULI 2023 | 21:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Persiapan lebih matang sudah ditunjukkan Partai Amanat Nasional (PAN) dalam menghadapi Pemilu 2024. Tidak hanya kekuatan artis, PAN kini juga diperkuat dengan bergabungnya tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU).

"PAN sudah berhasil menjadi partai yang terbuka ke arah lebih baik, apalagi sudah di sisi oleh tokoh-tokoh penting. Hal itu tentu terdampak elektabilitas PAN di Pemilu 2024," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada wartawan, Rabu (26/7).

Kekuatan kader itu, kata Dedi, memperkuat PAN yang sudah punya dua tokoh di pemerintahan. Yakni, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan dan bakal calon wakil presiden Erick Thohir yang juga menjabat Menteri BUMN.


Masih kata Dedi, kekuatan tokoh itu, juga mulai terlihat hasilnya dalam menarik suara masyarakat.

Salah satunya, pada survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia periode 20-24 Juni 2023, elektabilitas PAN mengalami peningkatan 3,1 persen, sebelumnya hanya 2,1 persen.

"Kader PAN sangat ikut adil dalam menjaga dan ikut mendongkrak elektabilitas partai. Hal ini membuat PAN bisa lolos di parlemen nanti," demikian Dedi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya