Berita

Paus Pilot/Net

Dunia

Ratusan Paus Pilot Terdampar di Pantai Australia

RABU, 26 JULI 2023 | 15:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Hampir seratus paus pilot dilaporkan terdampar di Pantai Cheynes, Australia Barat pada Selasa (25/7). Temuan ini mengundang keprihatinan dari para ahli.

Menurut pihak berwenang, sekitar setengah dari paus yang ditemukan tewas pada Rabu pagi (26/7), meskipun berbagai upaya telah dilakukan.

Peristiwa tragis ini dimulai ketika kawanan paus pilot bersirip panjang berenang mendekat ke Pantai Cheynes. Lusinan paus itu kemudian terdampar di garis pantai yang menimbulkan tantangan besar bagi tim penyelamat.


Departemen Keanekaragaman Hayati, Konservasi, dan Atraksi negara bagian Australia Barat segera merespons kejadian tersebut dengan mendirikan kamp pemantauan untuk memantau kondisi paus.

"Kami menghitung 51 paus mati dalam semalam. Saat ini kami masih memiliki 46 paus yang masih hidup, dan itu akan menjadi fokus hari ini untuk mengembalikan mereka ke air dan mendorong mereka untuk pergi ke perairan yang lebih dalam,” ujar seorang manajer dari departemen tersebut, Peter Hartley.

“Kami optimis bahwa kami akan menyelamatkan sebanyak yang kami bisa,” tambahnya.

Mengutip NZ Herald, tim penyelamat yang terdiri dari para ahli dokter hewan dari Kebun Binatang Perth dan pakar fauna laut, telah dikerahkan sepenuhnya dalam upaya penyelamatan tersebut.

Mereka menggunakan peralatan khusus, termasuk bejana dan gendongan untuk membantu memindahkan paus yang terdampar kembali ke perairan yang lebih dalam.

Tidak hanya para ahli, tetapi juga ribuan sukarelawan dari berbagai latar belakang masyarakat turut membantu.

Paus pilot merupakan salah satu hewan yang bersosial tinggi, dan insiden terdamparnya di pantai ini kemungkinan menjadi indikator stres atau penyakit di antara kawanan tersebut.

Peristiwa ini telah menarik perhatian pakar satwa liar dan masyarakat luas, yang berharap usaha penyelamatan ini dapat membantu meminimalkan dampak negatif pada populasi paus pilot di wilayah ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya