Berita

Kepala Basarnas, Marsekal Madya Henri Alfiandi/Net

Hukum

Respons Kepala Basarnas Usai KPK Tangkap Letkol Afri Budi Cahyanto

SELASA, 25 JULI 2023 | 23:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) angkat bicara usai penangkapan Koordinator Administrasi (Koorsmin) Kabasarnas, Letkol Adm Afri Budi Cahyanto, oleh KPK dalam operasi tangkap tangan.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya Henri Alfiandi, tak banyak menyampaikan hal terkait penangkapan ini, pasalnya jenderal bintang tiga ini mengaku belum mendapat informasi, usai anak buahnya ditangkap KPK.

"Iya ikuti saja berita KPKnya, terus terang saya juga belum jelas apa masalahnya. Belum ada info resmi dari KPK kepada saya," kata Marsdya Henri, lewat pesan singkat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (25/7).


Sebelumnya, Letkol Adm Afri Budi Cahyanto, orang kepercayaan Kabasarnas RI terjaring tangkap tangan KPK kabarnya diringkus di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur. Sementara lainnya ditangkap di Bekasi saat berada di warung Soto Boyolali.

Hingga saat ini, delapan orang yang terjaring tangkap tangan KPK, termasuk pejabat Basarnas RI, swasta, dan pihak-pihak lain masih diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Kami masih memiliki waktu sesuai ketentuan untuk menentukan sikap berikutnya terhadap hasil kegiatan tangkap tangan dimaksud. Perkembangan akan disampaikan besok," kata Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya