Berita

Presiden UEA, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan/Net

Dunia

UEA Janjikan Rp 1,5 Triliun untuk Bantu Negara Terdampak Arus Migrasi Ilegal

SENIN, 24 JULI 2023 | 19:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Uang senilai 100 juta dolar AS atau Rp 1,5 triliun akan dialokasikan Uni Emirat Arab (UEA) untuk mendukung program pembangunan di negara-negara yang terdampak arus migrasi ilegal.

Kabar itu diumumkan langsung oleh Presiden UEA, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan dalam acara Konferensi Internasional tentang Pembangunan dan Migrasi di Roma, Italia pada Minggu (23/7).

Al Nahyan berjanji akan memberikan dana tersebut agar proyek pembangunan di negara terdampak dapat terus berjalan.


"UEA berjanji menyumbang 100 juta dolar untuk mendukung negara yang terkena imigran ilegal," ujar Presiden, seperti dimuat Xinhua.

Dia mencoba berfokus pada tantangan yang hadir akibat migrasi ilegal dan mendesak agar solusi yang terintegrasi dapat segera ditemukan.

Dalam konferensi itu, dihasilkan komunike bersama di mana para peserta menyatakan pentingnya mengintensifkan kerja sama internasional untuk menjaga kesejahteraan para imigran dan melindungi martabat mereka.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya