Berita

Prabowo Subianto dan Abdul Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Politik Bunglon Cak Imin dan PKB Bikin Gerindra Mandek Capreskan Prabowo

SENIN, 24 JULI 2023 | 15:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gaya politik yang dimainkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sang ketua umum (Ketum) Abdul Muhaimin Iskandar jelang Pilpres 2024, disinyalir membuat mandek pencapresan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pengamat politik Jerry Massie menilai, Partai Gerindra dalam kondisi tersandera akibat PKB bermanuver mengupayakan Muhaimin atau biasa disapa Cak Imin menjadi Cawapres Prabowo.

"Gaya politik bunglon PKB perlu diperhatikan Prabowo," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/7).


Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) itu menuturkan, politik bunglon PKB terlihat saat Cak Imin menemui beberapa elite Parpol di luar Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

"Prabowo jangan meremehkan strategi Cak Imin yang berperan penting mewakili kelompok Nahdlatul Ulama (NU)," sambungnya menegaskan.

Karenanya, doktor komunikasi politik jebolan America Global University itu mengingatkan, Prabowo mesti menimbang secara matang merekrut Erick sebagai Cawapres.

Pasalnya, dia mengamati Jokowi ikut andil dalam pencapresan Prabowo lantaran manuver PKB dan Cak Imin yang tidak terkendali.

"Bisa saja mereka (Prabowo-Erick) disatukan Jokowi sebagai king maker," demikian Jerry menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya