Berita

Burhanuddin Muhtadi/Ist

Politik

Indikator: Pengganti Jokowi Harus Selesaikan 3 Masalah Mendesak

MINGGU, 23 JULI 2023 | 17:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis tiga masalah mendesak yang harus diselesaikan pemimpin nasional pengganti Presiden Joko Widodo. Paling banyak terkait pengendalian harga kebutuhan pokok dan pengangguran.

Survei nasional yang dilakukan Indikator itu dilakukan sejak 20-24 Juni 2023, melibatkan 1.220 responden, dengan judul "Kepemimpinan Nasional dan Dinamika Elektoral Jelang 2024 di Mata Generasi Muda".

Peneliti Utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, pada survei kali ini pihaknya mendapati tiga masalah mendesak yang harus segera diselesaikan pemimpin nasional lima tahun ke depan.


"Apa yang harus dituntaskan calon presiden, calon wakil presiden kita ke depan, itu menurut responden kita dari semua generasi," kata Burhanuddin, saat membuka paparan hasil survei secara virtual, Minggu (23/7).

Masalah pertama, mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok sebesar 27,7 persen. Masalah kedua, menciptakan lapangan kerja atau mengurangi pengangguran sebesar 21,2 persen.

"Dan yang ketiga, mengurangi kemiskinan 11,8 persen. Jadi top three, itu berkaitan dengan isu-isu ekonomi," katanya.

Selanjutnya terkait pemberantasan korupsi sebesar 10,8 persen, keamanan atau ketertiban 5,5 persen, memajukan sektor pertanian 4,2 persen, pemerataan pendapatan 3,1 persen, dan sisanya di bawah 2 persen.

"Nah, sekarang kita cek berdasar generasi tadi. Menciptakan, mengendalikan harga kebutuhan pokok, itu lebih banyak disampaikan, disuarakan generasi X, itu usia 43 sampai 58 tahun, mereka yang lahir pada 1965 sampai 1980. Yang kedua generasi baby boomers (usia 59-79)" jelas Burhanuddin.

Sementara untuk generasi Z atau 26 tahun ke bawah, lahir 1997-2012, lebih concern terhadap menciptakan lapangan pekerjaan, sebesar 24,2 persen.

Sedangkan generasi yang fokus mengurangi kemiskinan paling banyak disuarakan generasi baby boomers.

"Jadi kita tahu dari sini, aspirasi dari tiap-tiap generasi," pungkas Burhanuddin.

Survei dilakukan menggunakan metode multistage random sampling, margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya