Berita

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto/Net

Politik

Hari Purwanto: BEM Unpad Khianati Reformasi 1998

SABTU, 22 JULI 2023 | 19:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aksi demonstrasi yang tetap dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Padjadjaran meskipun Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri batal hadir mengisi kuliah umum, sama saja mengkhianati semangat Reformasi 1998.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto mengomentari demonstrasi yang tetap berjalan sekalipun Firli Bahuri batal mengisi kuliah umum bertajuk "Peran Perguruan Tinggi dalam Pencegahan Korupsi di Indonesia" di Gedung Rektorat Unpad pada Jumat (21/7).

"Adik-adik mahasiswa dari BEM Unpad dengan menolak kehadiran Ketua KPK Firli Bahuri sama saja mengkhianati cita-cita reformasi 1998," kata Hari Purwanto kepada wartawan, Sabtu (22/7).


Dikatakan Hari, dengan tema yang diambil seharusnya bisa menjadi kesempatan untuk membuka ruang dialog antara ketua KPK dengan mahasiswa Unpad.

Terutama, katanya, mendiskusikan bagaimana kampus atau perguruan tinggi menjadi basis awal dalam melakukan pencegahan korupsi yang semakin marak.

"Kenapa langkah awal? Sebab tersangka korupsi saat ini mayoritas memiliki pendidikan strata satu, tentunya ruang intelektual seperti kampus menjadi awal langkah dalam melakukan pencegahan korupsi," katanya.

Hari berharap, tidak ada kelompok kepentingan tertentu dibalik aksi demonstrasi BEM Unpad tersebut.

"Jangan sampai adik-adik Unpad ditunggangi Kelompok Kriminalisasi KPK, yang sudah menjadi rahasia umum kalau kelompok ini menggunakan kampus-kampus tertentu untuk mendiskreditkan KPK," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya