Berita

Deputi Koordinator Bidang Revolusi Mental, Pemajuan Budaya, dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Didik Suhardi, meninjau koperasi sekolah di SMK Muhammadiyah 1 Bantul DIY/Ist

Nusantara

Sejak Dini, Guru Harus Beri Ruang Kreasi dan Ekosistem Digital

SABTU, 22 JULI 2023 | 16:50 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Menghadapi Indonesia Emas 2045, pemerintah terus menyiapkan sumber daya manusia unggul. Beragam program dan inisiatif terus digelorakan. Hasilnya, bermunculan produk inovatif, seperti presensi digital, e-voting, e-gudang, dan berbagai inovasi karya siswa sekolah lainnya.

“Anak-anak harus punya kompetensi transformatif dan daya saing. Apalagi saat ini, di era AI (artificial intelligence). Bekal itu sangat penting, karena kita harus mempersiapkan SDM kita menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Deputi Koordinator Bidang Revolusi Mental, Pemajuan Budaya, dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Didik Suhardi, saat meresmikan koperasi sekolah dan pencanangan Sekolah Digital SMK Muhammadiyah 1 Bantul DIY.

Lewat rilis yang dikirim ke Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (22/7), dijelaskan, acara dihadiri Staf Khusus Menko PMK sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Nasional Revolusi Mental, Prof Ravik Karsidi, Asisten Deputi Bidang Revolusi Mental, Dr Maman Wijaya, dan perwakilan kementerian/lembaga serta pengurus Muhammadiyah Kabupaten Bantul dan Provinsi DIY.


Pencanangan sekolah digital, tambah Didik, diyakini bakal meningkatkan keterampilan siswa, menggeliatkan inovasi, mendorong semangat kewirausahaan, sekaligus menumbuhkan kemampuan adaptasi di tengah era perubahan zaman dan perkembangan teknologi informasi.

"Karena itu, dukungan para guru untuk memberi ruang kreasi dalam ekosistem sekolah digital sangat perlu dilakukan", jelasnya.

Selain meresmikan pencanangan sekolah digital, Didik juga meresmikan koperasi sekolah SMK Muhammadiyah 1 Bantul.  Pengenalan koperasi itu sekaligus penanaman nilai-nilai revolusi mental, karena filosofi koperasi selaras dengan nilai-nilai itu.

Hal itu untuk mendorong terwujudnya generasi muda yang memiliki jiwa kewirausahaan, sehingga pemerintah berupaya menggelorakan koperasi kepada generasi milenial dan Z.

"Anak muda banyak yang tidak paham koperasi. Kita mendorong agar kecintaan kepada koperasi mulai ditanamkan sejak dini di sekolah dan anak-anak gen Z. Nilai-nilai yang ada dalam koperasi, seperti gotong royong, adalah akar budaya kita," jelas Deputi Didik.

Pada acara itu juga dipamerkan contoh co-working space, tempat berkumpul dan bekerja bersama yang mengedepankan sikap egaliter dan kolaborasi, sehingga semakin meningkatkan motivasi siswa untuk saling bertukar pikiran, belajar membuat proyek-proyek dan saling tukar pengalaman.

Menurut Kepala Sekolah SMK MUhammadiyah 1 Bantul, Harimawan, sekolah digital termasuk co-working space yang tersedia, sangat mendukung upaya pemerintah dalam pendidikan vokasi. Tak hanya itu, sebagai sekolah yang lekat dengan teknologi informasi, pelatihan semacam digital marketing, content creator, sangat diminati siswa.

"Lewat co-working space, siswa mendapat semacam mini laboratorium. Di dalamnya mereka dapat mengembangkan inovasi sekaligus belajar mengembangkan jiwa wirausaha melalui koperasi", uruai Harimawan.

Peresmian koperasi Sekolah dan Pencanangan Sekolah Digital SMK Muhammadiyah 1 Bantul DIY merupakan rangkaian kegiatan National Cooperative Summit 2023 yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Acara berlangsung pada 20-22 Juli 2023.

Diisi dengan acara seperti seminar nasional koperasi dan kewirausahaan, expo dan coaching clinic koperasi dan dialog koperasi untuk Gen Z oleh Menkop UKM Teten Masduki.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya