Berita

Representative Image/Net

Global

Hentikan Lonjakan Kepemilikan Senjata Api, Presiden Brasil Perketat Kontrol Senjata

SABTU, 22 JULI 2023 | 12:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam rangka mengatasi lonjakan kepemilikan senjata api, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva  menandatangani perintah untuk memperketat kontrol senjata.

Langkah ini diambil setelah periode pemerintahan pendahulunya, Jair Bolsonaro, yang berhaluan sayap kanan, telah menyaksikan peningkatan hampir tujuh kali lipat jumlah pengguna senjata yang terdaftar di negaranya.

Menurut LSM Public Security Forum, Brasil mencatat rata-rata lebih dari lima pembunuhan per jam pada tahun 2022.


Kini kontrol senjata yang baru akan menetapkan batasan atas persediaan senjata dan amunisi yang dapat dimiliki warga.

Selain itu, senjata tertentu, termasuk pistol sembilan milimeter, akan dilarang sepenuhnya di Brasil.

Dikutip dari BBC, Sabtu (22/7), langkah tersebut sesuai dengan janji kampanye Lula untuk mengurangi kepemilikan senjata yang berlebihan di negaranya, karena lonjakan kekerasan politik yang terjadi selama pemilihan presiden pada tahun lalu.

"Kami akan terus memperjuangkan lebih sedikit senjata di negara kami. Hanya polisi dan tentara yang harus dipersenjatai dengan baik," kata Lula saat mengungkap langkah-langkah baru yang lebih ketat.

Menurut Buku Tahunan Keamanan Publik Brasil 2023, saat ini hampir 800.000 pemilik senjata terdaftar di Brasil, jumlah yang mengalami peningkatan pesat dari kurang dari 120.000 pada 2018 ketika Bolsonaro menjabat sebagai presiden.

Meskipun negara itu tidak memberikan hak konstitusional untuk kepemilikan senjata, namun keputusan eksekutif yang diambil oleh Bolsonaro pada 2019 lalu telah memberikan izin kepada warga untuk memiliki hingga empat senjata, dan beberapa di antaranya dapat dibawa secara terbuka di depan umum dalam kondisi tertentu.

Kebijakan baru yang diterapkan oleh Lula akan membatasi jumlah senjata yang dapat dimiliki oleh pemburu terdaftar menjadi enam senjata, menurun dari 30 sebelumnya.

Lula menegaskan bahwa warga negara masih dapat memiliki senjata di rumah untuk tujuan perlindungan dan jaminan, tetapi tidak dapat membiarkan senjata-senjata tersebut jatuh ke tangan yang salah.

Pengawasan senjata sipil kini akan dipindahkan dari tentara ke polisi federal Brasil sebagai respons terhadap kritik mengenai pengawasan yang lemah sebelumnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya