Berita

Representative Image/Net

Hiburan

Gunakan Terjemahan Bahasa Prancis, Pemutaran Film Barbie dan Oppenheimer di Maroko Picu Protes

SABTU, 22 JULI 2023 | 09:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Barisan penggemar setia Barbie di Maroko berbondong-bondong mengenakan pakaian merah muda untuk menyaksikan pemutaran film yang mereka nantikan, termasuk film Oppenheimer, yang sedang diputar di berbagai kota.

Namun, antusiasme dan kegembiraan penggemar berubah menjadi protes yang menggema di bioskop-bioskop Maroko, setelah menyaksikan bahwa kedua film tersebut ternyata diterjemahkan dan didubbing dalam bahasa Prancis.

Ini jelas memicu ketidakpuasan dan kontroversi karena pilihan bahasa yang digunakan dalam film tersebut.


Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, penonton yang marah berseru untuk memprotes keputusan yang menayangkan kedua film itu dengan bahasa Prancis.

Bahkan, beberapa dari mereka meminta pengembalian uang tiket saat pemutaran berlangsung.

Salah satu pengguna media sosial, Simo Achaal, mengecam keputusan ini sebagai akibat dari dampak kolonialisme terhadap sinema Maroko dan sektor penyiaran.

“Di Maroko, Darija adalah bahasa resmi, dan bahasa Arab dan Inggris juga digunakan secara luas. Film Amerika The Oppenheimer, yang dibuat oleh seorang sutradara Amerika dan tim produser Amerika menceritakan kisah yang terjadi di Amerika. Dari mana peran Prancis dalam semua ini?” kata Simo Achaal dalam postingan di media sosial.

Banyak yang merasa tidak puas atas pemilihan terjemahan untuk film Barbie, The Oppenheimer, dan terkadang film lainnya. Pemilihan bahasa tersebut lantas menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana bahasa Arab, yang merupakan bahasa nasional dan resmi di Maroko, bisa diabaikan.

“Mengapa bioskop membuat kita menonton film berbahasa Inggris dengan sulih suara (dubbing) bahasa Prancis atau teks bahasa Prancis?” tambah Simo, seperti dikutip Hes Press, Sabtu (22/7).

Sementara penonton bioskop yang kecewa juga menyerukan hal serupa. Menurutnya, bahasa nasional dan konstitusional pertama semua orang Maroko adalah bahasa Arab, seharusnya bahasa itu dilestarikan dalam semua pemutaran film di negara tersebut, bukan dengan bahasa Prancis.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya