Berita

Rafael Alun Trisambodo/RMOL

Hukum

Terkait Rafael Alun, KPK Terus Kumpulkan Data Uang Masuk dari Wajib Pajak

KAMIS, 20 JULI 2023 | 13:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengumpulkan data jumlah uang yang diterima mantan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rafael Alun Trisambodo (RAT), dari sejumlah wajib pajak, melalui perusahaan konsultan miliknya.

Untuk itu, menurut juru bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri, pihaknya telah memeriksa tiga orang sebagai saksi.

"Tim penyidik telah selesai memeriksa saksi-saksi, Selasa (18/7), di antaranya Yulianti Noor (manajer keuangan PT Cubes Consulting), Richard R Wiriahardja (wiraswasta), dan Ciswanto (wiraswasta)," kata Ali, kepada wartawan, Kamis (20/7).


"Mereka didalami pengetahuannya, antara lain terkait pendapatan fee (uang) yang diterima tersangka RAT dari beberapa wajib pajak melalui perusahaan konsultan pajak miliknya," katanya.

KPK juga telah memanggil dua saksi, Ahmad Marzuki (pimpinan money changer Sandi Valas), dan Timothy Pieter Pribadhi (wiraswasta).

Seperti diketahui, Rafael Alun resmi ditahan KPK sejak Senin (3/4). Dia diduga menerima gratifikasi dari beberapa wajib pajak atas pengondisian berbagai temuan pemeriksaan perpajakan.

Pada Rabu (10/5), KPK mengumumkan bahwa Rafael kembali ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). KPK menduga ada kepemilikan aset-aset tersangka yang terkait TPPU.

KPK juga telah melakukan pencegahan terhadap lima orang agar tidak ke luar negeri selama 6 bulan, sejak 13 April 2023 sampai 13 Oktober 2023, yakni Ernie Meike Torondek (istri Rafael), Gangsar Sulaksono (adik Rafael), Angelina Embun Prasasya (anak Rafael), Christofer Dhyaksa Darma (anak Rafael), dan Wahono Saputro (Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim).

KPK telah menyita 20 bidang tanah dan bangunan milik Rafael senilai Rp150 miliar, terdiri dari enam bidang tanah dan bangunan di Jakarta, tiga aset di Yogyakarta, dan 11 bidang tanah dan bangunan di Manado, Sulawesi Utara.

KPK juga telah menggeledah dua rumah adik tersangka Rafael, Gangsar Sulaksono), di Komplek Pendidikan dan Kebudayaan (PDK) Cirendeu, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (6/6).

Dari penggeledahan itu KPK menemukan dokumen dan satu unit motor gede (Moge) merek Harley Davidson yang sering digunakan anak Rafael, Mario Dandy Satryo.

Sebelumnya KPK telah menyita aset senilai Rp100 miliar dari perkara ini, terdiri dari tas mewah sebanyak 68, beberapa barang mewah lainnya, serta uang Dolar Amerika Serikat (AS) senilai Rp32 miliar.

Kendaraan yang disita belakangan terdiri dari dua mobil Toyota Camry dan Land Cruiser (disita di Kota Solo). Selanjutnya di Yogyakarta, ada Moge Triumph 1200cc. Termasuk rumah di Simprug, rumah kost di Blok M, dan kontrakan di Meruya Jakarta Barat.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya