Berita

Kepolisian Pakistan menerapkan keamanan tinggi di kuil Hindu/Net

Dunia

Pakistan Tingkatkan Keamanan Tinggi usai Kuil Hindu di Sindh Diserang Teroris

RABU, 19 JULI 2023 | 15:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ratusan personel kepolisian Pakistan dikerahkan untuk mengamankan kuil umat Hindu di Provinsi Sindh usai adanya serangan dari sekelompok pemberontak menggunakan peluncur roket.

Pada Minggu (16/7), sejumlah kuil dan rumah-rumah umat Hindu di daerah Kashmore, Sindh jadi target pemberontak.

Kepala Polisi Sindh, Ghulam Nabi Memon pun telah menerapkan keamanan tingkat tinggi dengan mengerahkan 400 personel di seluruh wilayah untuk menjaga kuil-kuil.


"Menjaga keamanan minoritas dan komunitas lain yang tinggal di provinsi tersebut merupakan tanggung jawab polisi," ujar Inspektur Memon dikutip dari India Today, Rabu (19/7).

Sementara itu, Menteri Sindh untuk Urusan Minoritas, Giyanchand Essrani menyerukan kepada pemberontak di wilayahnya tersebut agar tidak membahayakan komunitas Hindu yang sudah hidup damai selama berabad-abad.

Essrani menegaskan, para penyerang merupakan warga asli Pakistan. Ia pun meminta kelompok tersebut untuk menahan diri dari tindakan yang dapat mencemarkan nama baik negara, dan merugikan umat Hindu.

"Mayoritas muslim di Pakistan telah menjalin hubungan persahabatan yang baik dengan semua agama. Komunitas Hindu di Pakistan tidak melakukan kesalahan apa pun, sehingga tempat-tempat ibadah mereka tidak boleh dirusak," tegasnya.

Kota Karachi merupakan rumah bagi banyak kuil Hindu kuno, sementara mayoritas penduduk Hindu Pakistan tinggal di Provinsi Sindh. Mereka hidup rukun dengan berbagi budaya, tradisi, dan bahasa dengan penduduk muslim setempat.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya