Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Publik Tunggu Sikap Ksatria Nasdem Keluar Koalisi Pemerintahan Jokowi

RABU, 19 JULI 2023 | 07:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Publik saat ini tengah menunggu sikap ksatria Partai Nasdem untuk keluar dari koalisi pemerintahan Joko Widodo setelah jatah kursi menterinya diserahkan kepada orang lain.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan mengatakan, reshuffle kabinet yang terjadi pada Senin (17/8) dianggap merupakan alat barter politik yang dilakukan Presiden Jokowi untuk mengamankan agenda politik ke depan.

Di mana, kursi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang merupakan jatah Nasdem kini diberikan kepada Ketua Umum (Ketum) relawan Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi sebagai pengganti Johnny G Plate yang terjerat kasus dugaan korupsi di Kejaksaan Agung.


"Ketika kita bicara alat barter politik, maka jelas lah sudah Nasdem itu tidak lagi dianggap," ujar Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/7).

Sehingga kata dosen Universitas Dian Nusantara ini, publik saat ini menunggu sikap partai yang dipimpin Surya Paloh itu, apakah ingin gagah dan ksatria untuk berada di luar pemerintah dan menjadi oposisi, atau tetap berada di koalisi pemerintah.

"Di mana hal itu (jadi oposisi) tentu akan lebih meningkatkan simpati publik, atau kemudian tetap berada di dalam koalisi, tapi pemilik koalisi sudah tidak mengganggap dia sebagai anggota koalisi," pungkas Tamil.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya