Berita

Yusuf Kohar/RMOLLampung

Nusantara

Yusuf Kohar Enggan Nyaleg dari Demokrat, Tapi Siap Dipinang jadi Kepala Daerah

RABU, 19 JULI 2023 | 06:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mantan Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Yusuf Kohar, bukan lagi kader Partai Demokrat. Salah satu pendiri Demokrat di Lampung itu hengkang karena merasa tak cocok dengan kepemimpinan Edy Irawan.

"Saya sudah gak di Demokrat lagi, lagi 'tiarap', netral gak berpartai," kata Yusuf Kohar, kepada Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (18/7).

Dia mengatakan, sejak Edy Irawan menjabat, dirinya tak lagi ikut dalam kegiatan dan kepengurusan partai. Begitu pula saat Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sibuk mengincar kursi calon wakil presiden.


"AHY itu kan anak muda, kesempatan AHY membangun Demokrat dulu, nanti politiknya nyusul. Mestinya dia benahi dulu internal partai, nanti kalau fundamental partai bagus, karir politik itu menyusul," katanya.

Pasangan Herman HN di Bandar Lampung periode 2015-2020 itu, enggan untuk ikut dalam pemilihan legislatif di Pemilu 2024. Tetapi, dia membuka diri jika ada partai yang ingin mencalonkannya sebagai kepala daerah.

"Saya gak akan nyalon dewan, tapi kalau ada yang mau minta bantu untuk jadi tim sukses atau mau dorong atau gandeng kepala daerah, saya siap," katanya.

Setelah setahun lebih tak berpartai, Yusuf Kohar mengaku belum berminat untuk bergabung ke partai lain. Namun, dia tetap terbuka untuk partai mana saja yang meminta dirinya untuk berdiskusi dan butuh dukungan.

"Sekarang saya fokus mengajar, bisnis kecil-kecilan dan kadang turun menyerap aspirasi masyarakat. Nanti politik itu, sekarang ngasah dulu," tutup ketua Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Lampung itu.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya