Berita

Anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Ridwan Hisjam di DPP Partai Golkar/RMOL

Politik

Diperiksa 3,5 Jam, Ridwan Hisjam Bantah Usulkan Munaslub Golkar

SELASA, 18 JULI 2023 | 14:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak ada usulan untuk menyelenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar, apalagi untuk melengserkan Ketua Umum Airlangga Hartarto.

Hal tersebut ditegaskan Anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Ridwan Hisjam setelah menjalani klarifikasi oleh Dewan Etik Partai Golkar di Graha Soedharmono, Komplek DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (18/7).

Ridwan menjalani klarifikasi di Dewan Pakar Golkar kurang lebih 3,5 jam. Ia mulai diperiksa sekitar pukul 11.00 WIB dan selesai pukul 13.25 WIB.


Kepada wartawan, Ridwan mengaku tak ada iktikad untuk mendesak digelarnya Munaslub dan mengganti kepemimpinan Airlangga Hartarto.

“Saya tidak ada (niat) mau menurunkan Airlangga. Kalau keputusan (rekomendasi) Dewan Pakar dijalankan, ya tidak perlu Munaslub,” ujar Ridwan Hisjam.

Oleh karenanya, ia tetap berpaku pada tiga rekomendasi Dewan Pakar yang sebelumnya sudah diputus dan ditandatangani oleh Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono.

“Nah tadi itu lama berdiskusi tentang (alasan) tidak Munaslub, tetapi melalui proses Rapim," tandasnya.

Dalam Rapat Pleno yang digelar pada Minggu (9/7), Dewan Pakar Partai Golkar menelurkan tiga rekomendasi kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto untuk menyukseskan Pemilu 2024.

Pertama, Dewan Pakar mengusulkan agar Golkar membentuk poros baru di luar bakal koalisi pencapresan yang sudah ada, sejauh memenuhi presidential threshold

Kedua, Dewan Pakar merekomendasikan Airlangga segera mendeklarasikan diri sebagai calon presiden sekaligus menentukan pasangan cawapres sesegera mungkin dengan batas waktu selambatnya sebelum Agustus 2023 berakhir.

Ketiga, Dewan Pakar mengusulkan Airlangga bersama Partai Golkar menyelenggarakan program "Airlangga Hartarto Menyapa Rakyat" di seluruh Indonesia, demi memenangkan Pilpres dan Pileg 2024.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya