Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dalam Dua Hari Meksiko Berhasil Cegat Lebih dari 500 Migran

SENIN, 17 JULI 2023 | 23:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Upaya pengamanan di perbatasan Meksiko semakin ketat. Dalam dua hari petugas keamanan setempat menangkap ratusan migran ilegal yang berupaya menyeberang menuju AS.

National Migration Institute (INM) pada Senin (17/7) mengatakan aksi pencegatan migran seluruhnya dilakukan di negara bagian Veracruz.

"Meksiko mencegat lebih dari 500 migran dalam dua hari," bunyi laporan tersebut, seperti dimuat The Star.


Pada Jumat (14/7), Meksiko mencegat 303 migran dalam dua operasi. Pertama, 107 migran tanpa status migrasi reguler, termasuk 20 anak di bawah umur tanpa pendamping, di sebuah trailer traktor setelah menepi di jalan raya.

Kedua, 196 migran termasuk 19 anak di bawah umur tanpa pendamping dalam sebuah trailer di jalan dekat kota Fortin de las Flores.

Selanjutnya pada Sabtu (15/7), pihak berwenang menemukan 206 migran terlantar di sebuah trailer traktor pada hari Sabtu di kota Puente Nacional, Veracruz.

Dalam beberapa tahun terakhir, aksi penyelundupan migran di perbatasan Meksiko semakin mengkhawatirkan.

Mereka berusaha mencapai Amerika Serikat melalui perbatasan Meksiko, bahkan rela menempuh jalur yang berbahaya untuk sampai ke negara tujuan.

Desember 2021 lalu, 55 orang tewas setelah sebuah truk yang membawa sekitar 166 migran jatuh di negara bagian Chiapas selatan Meksiko.

Juni tahun lalu, 53 migran tewas di sebuah trailer traktor di Texas, sebuah kasus perdagangan manusia paling mematikan yang pernah tercatat di Amerika Serikat.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya