Berita

Potongan video anggota Polri kecewa dengan pernyataan Megawati Soekarnoputri/Repro

Presisi

Bela Korps Bhayangkara, Aiptu Teguh Malah Diperiksa

SENIN, 17 JULI 2023 | 14:14 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aiptu Donny Teguh Susanto, anggota kepolisian yang membela korps bhayangkara kabarnya diperiksa oleh Propam Polres Cianjur.

Pemeriksaan Aiptu Donny Teguh ini tertuang dalam Surat Perintah Nomor: Sprin/474/IV/KEP/2023 yang ditandatangani oleh Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan tertanggal 6 Juni 2023, yang didapat redaksi, Senin (17/7).

Dalam Sprin itu, AKBP Aszhari meminta Aiptu Donny Teguh melaksanakan kegiatan dinasnya di Sipropam Polres dalam rangka pengawasan. Dari informasi yang diterima, Aiptu Donny Teguh bakal menjalani sidang etik.


Sebelumnya, Aiptu Teguh merasa kecewa dengan pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang seloah menyimpulkan personel polri seperti Ferdy Sambo.

Lewat sebuah video, Aiptu Teguh mengungkapkan rasa kecewanya terhadap pernyataan Megawati itu.

“Kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, saya kecewa dengan pernyataan Ibu. Seolah menyimpulkan bahwa semua polisi ini tidak baik,” kata dia dalam video tersebut yang dilihat, Senin (22/5).

Aiptu Teguh meminta agar mantan presiden RI ini tidak menyamakan semua anggota polri dengan oknum-oknum yang mencoreng nama baik institusi.

“Tidak semua Bu, kami yang di bawah bekerja siang dan malam. Melindungi mengayomi masyarakat dan melaksanakan semua program-program dari pimpinan kami, semata-mata bentuk pertanggungjawaban kami bekerja dan memprofesionalkan kami,” ujar dia.

Dalam video itu, Aiptu Teguh berharap Megawati melihat para personel Polri yang ditugaskan di wilayah perbatasan-perbatasan, jauh dari keluarga demi mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mereka tetap semangat demi bangsa ini. Jangan sampai mereka kecewa, karena merasa direndahkan,” demikian Aiptu Teguh dalam videonya itu.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya