Berita

Karopenmas Divhumas Mabes Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan/Ist

Presisi

Polri Tangkap 2 Terduga Teroris Jaringan JAD di Lombok

SENIN, 17 JULI 2023 | 03:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aparat kepolisian kembali menangkap dua orang terduga teroris di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Diduga mereka adalah anggota Jamaah Ansharud Dualah (JAD).

Karopenmas Divhumas Mabes Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan, penangkapan dilakukan pada Jumat (14/7). Pelaku Sdr. HSN alias UL berhasil ditangkap di Selong, Kabupaten Lombok Timur NTB pukul 20.30 WITA,

"Tak berlangsung lama di tempat yang berbeda diduga pelaku Saudara OS alias O ditangkap di dermaga Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat NTB," demikian kata Ramadhan, Minggu (16/7).


Menurut Ramadhan, kedua terduga pelaku memiliki keterlibatan yang berbeda, UL sejak tahun 2015-2017 berperan didalam perekrutan H (sudah di KAP) untuk menjadi anggota JAD Bima yang saat ini menjadi DP. Dan HSN alias UL memiliki paham Daulah Islamiyah.

Sementara itu, jelas Ramadhan, terduga pelaku Sdr. OS alias O merupakan anggota Anshor Daulah Lombok Timur aktif mengikuti pertemuan maupun kajian di Rumah Quran Aik Berik dan dirumah UL.

Bahkan , kata Ramadhan, sejak 8 Agustus 2022 hingga saat ini  OS aktif membahas tentang Daulah Islamiyah didalam percakapan grup WhatsApp kajian Islam Kaffah dan di media sosial Facebook miliknya atas nama “Hamzah”.

"Pada postingannya Sdr. OS alias O memposting video tutorial pembuatan bom dan senjata api rakitan dan memiliki rencana untuk hijrah ke Suriah," pungkas Ramadhan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya