Berita

Ahmad Ali dan Anies Baswedan dalam sebuah kesempatan/Net

Politik

Kehadiran Golkar di Apel Siaga Perubahan Tak Bisa Dipersepsi Akan Berkoalisi

MINGGU, 16 JULI 2023 | 22:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kehadiran elite Partai Golkar di Apel Siaga Perubahan yang digelar Partai Nasdem, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (16/7), tak bisa diartikan Golkar bakal bergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, menyikapi kehadiran elite Golkar di deretan undangan, di antaranya Ketua DPP Partai Golkar, Christina Aryani, Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham), Supriansa, dan Rizal Mallarangeng.

“Kehadiran teman-teman dari Partai Golkar tadi tidak bisa kita lihat dalam konteks politik bahwa mereka ingin bergabung di koalisi Nasdem, tidak,” tegas Ahmad Ali, usai Apel Siaga Perubahan.


Menurutnya, kehadiran wakil Partai Golkar itu lebih kepada menjaga kekompakan seluruh anak bangsa dalam menghadapi Pemilu 2024.

“Kita butuh bersama-sama, kalau di tingkat elite kita sudah bisa berkumpul, di tingkat elite kita bisa berkomunikasi, yang di bawah insya Allah bisa lebih cair,” ucapnya.

Dari spirit kekompakan dan menghormati perbedaan itulah, sambung Ali, dia melihat sikap Golkar layak sebagai contoh baik untuk Pemilu yang sehat.

“Kalau di atasnya gontok-gontokan, saling menyindir dan macam-macam, yang di bawah pasti ikut-ikutan, apalagi dibahas buzzer, pusing kita jadinya, ya kan?” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya