Berita

Kemba Walden/Net

Dunia

Gara-gara Punya Utang, Pejabat Gedung Putih Gagal Dilantik

MINGGU, 16 JULI 2023 | 13:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Terlepas dari dukungan dan prestasi yang dimiliki, Kemba Walden, tidak akan dipertimbangkan untuk menempati kedudukan tinggi di Gedung Putih lantaran masalah keuangan pribadinya.

Walden merupakan penjabat Direktur Siber Nasional di Gedung Putih sejak pertengahan Februari lalu. Namun jabatan itu tidak akan permanen menjadi miliknya karena masalah utang pribadi.

Padahal, dimuat Reuters pada Minggu (16/7), Walden sudah mendapat dukungan dari Demokrat dan Republik, serta pendahulunya, Chris Inglis.


Kepala Staf Gedung Putih Jeff Zients memuji Walden sebagai salah satu dari sedikit pemimpin perempuan kulit hitam dalam profesi yang didominasi oleh pria kulit putih. Ia dikenal memiliki kepemimpinan yang luar biasa sejak menjabat pada Februari.

Sebagai penjabat direktur, Walden telah mengawasi peluncuran strategi siber nasional dan rencana implementasi administrasi.

Kendati begitu, masalah utang pribadinya terkuat selama proses pemeriksaan dan hal itu bisa menggagalkannya untuk dilantik selama proses konfirmasi di Senat.

"Itu semua dilakukan untuk tujuan akhir agar seseorang dikonfirmasi," kata seorang pejabat terkait.

The Washington Post, yang pertama kali melaporkan hal ini menyebut Walden telah diberi tahu bahwa masalah utang menjadi pertimbangan terkait jabatannya. Walden juga dilaporkan sudah menarik diri dari pencalonan tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya