Berita

Pengurus Pusat Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP PP SPSI) mendeklarasikan dukungan kepada Anies Rasyid Baswedan/Net

Politik

Terbukti Pro Pekerja, Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Dukung Anies Presiden 2024

SABTU, 15 JULI 2023 | 16:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rapat Pimpinan Nasional Pengurus Pusat Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP PP SPSI) memutuskan memberikan dukungan kepada Anies Rasyid Baswedan sebagai bakal calon presiden (Capres) 2024.

Demikian hasil Rapimnas FSP PP KSPSI yang berlangsung Jumat (14/7) hingga Sabtu (15/7) di Hotel Merdeka, Pati, Jawa Tengah. Kegiatan ini, diikuti seluruh pengurus FSP PP seluruh Indonesia.

Disampaikan Ketua Umum FSP PP, Achmad Mundji,  dukungan pada pencalonan Anies ini diberikan dengan melihat rekam jejak kebijakan mantan Gubernur DKI Jakarta itu, yang dinilai pro pekerja.


"Disaksikan para anggota kami di perkebunan tebu Ngepongrojo, FSP PP yang terdiri dari petani, nelayan dan pekerja di sektor perkebunan menginginkan Anies Baswedan sebagai Capres 2024 karena Anies terbukti pro kepada nasib pekerja," ujar Achmad Mundji dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/7).

Mundji mengatakan, ada tiga sikap perjuangan FS PPP. Pertama, seluruh anggota kami hidup dalam kondisi terzolimi ketika pemerintah menerapkan UU Omnibus Law.

Kedua, sebagai organisasi kami terus melakukan pembinaan dan peningkatan etos kerja yang tinggi bagi anggota kami. Termasuk mendampingi anggota yang bermasalah dengan hukum.

"Ketiga, kami terus berupaya meningkatkan kesejahteraan anggota kami," tuturnya.

Khusus soal upah, kata Mundji, pemerintah pusat mengeluarkan maklumat bahwa tidak boleh ada gubernur yang menaikkan gaji karena alasan pertumbuhan ekonomi yang kurang bagus.

Namun, sambungnya, Anies berani menaikkan upah tanpa rumusan pemerintah pusat sehingga bisa naik lebih dari 6 kali dibanding kenaikan versi pemerintah pusat.

"Jadi Anies terbukti berani melawan UU Omnibus Law. Anies menaikkan gaji pekerja," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya