Berita

Beruang betina, JJ4, dalam penahanan/Net

Dunia

Pengadilan Italia Tangguhkan Hukuman Mati untuk Seekor Beruang

SABTU, 15 JULI 2023 | 14:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengadilan Italia akhirnya membatalkan putusan hukuman mati untuk seekor beruang cokelat yang menganiaya seorang pelari di Pegunungan Alpen sampai mati.

Hewan betina berusia 17 tahun yang diidentifikasi sebagai JJ4, ditangkap setelah melakukan serangan fatal terhadap Andrea Papi, 26 tahun, di dekat desanya di Caldes pada 5 April. Dia adalah orang pertama di Italia yang terbunuh dalam serangan beruang di zaman modern.

Hakim di pengadilan administrasi Roma, yang dikenal sebagai dewan negara, mengatakan pada Jumat (14/7) bahwa sementara beruang harus ditahan untuk keselamatan publik. Mengenai perintah agar beruang dihukum mati alias dimusnahkan, ia menyatakan itu tidak proporsional dan tidak perlu.


Peristiwa ini menjadi menarik perhatian media, di mana seekor beruang harus melalui proses pengadilan dengan penangguhan hukuman mati.

Kepala provinsi Trento, tempat penyerangan itu terjadi, telah mendesak agar beruang tersebut dimusnahkan, sementara kelompok hak asasi hewan berjuang agar beruang itu hanya ditahan saja.

Keputusan akhir belum ditentukan sampai pengadilan akan melakukan banding pada Desember mendatang.

Daerah di sekitar kota utara Trento, yang dihuni kembali dengan beruang dari tahun 1999 di bawah program yang didanai Uni Eropa, telah mengalami beberapa serangan beruang dalam beberapa tahun terakhir, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kohabitasi dengan mamalia dapat dicapai dengan sukses.

Beruang bernama JJ4 itu sebelumnya disalahkan atas serangan terhadap dua orang lainnya.

Kelompok lobi hak-hak binatang LAV menyambut keputusan penangguhan, dan mengatakan harus mengamankan masa depan yang aman bagi beruang.

“Tidak ada lagi alasan untuk menunda pemindahan JJ4 ke tempat perlindungan yang aman dan resmi di Rumania,” kata Massimo Vitturi, juru bicara LAV, yang telah menemukan tempat perlindungan di Rumania dan menawarkan untuk membayar beruang yang akan dibawa ke sana.

Selain JJ4, hakim Roma juga memberikan penangguhan hukuman kepada beruang lain yang diidentifikasi sebagai MJ5, yang belum ditangkap dan juga menghadapi perintah pemusnahan setelah melukai seorang pria pada Maret 2023.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya