Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/RMOL

Politik

AHY: Cawapres Anies Tunggu Siapa Lagi?

SABTU, 15 JULI 2023 | 10:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Proses penjaringan bakal calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan disoal Partai Demokrat. Meski keputusan akhir ada di tangan Anies, Demokrat mengaku hingga kini belum mendapat alasan pasti kenapa pengumuman bacawapres tak kunjung dilakukan.

"Kalau ditanya tunggu siapa, sebetulnya enggak ada yang ditunggu," tegas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam (14/7).

Menurut AHY, menjadi tidak relevan apabila Koalisi Perubahan pengusung Anies Baswedan menunggu koalisi partai lain untuk mendeklarasikan bakal cawapres. Sebab waktu pendaftaran capres dan cawapres ke KPU RI semakin terbatas.


"Kalau ditanya akan ada surprise, surprise dari mana? Kecuali ada warga negara asing kita naturalisasi, tiba-tiba di bulan Oktober diumumkan jadi cawapres, itu baru surprise," sindir AHY.

AHY menegaskan, penentuan bakal cawapres Koalisi Perubahan sebetulnya sangat mudah, tinggal mengacu pada hasil riset berbagai lembaga survei nasional yang kredibel tentang sosok mumpuni menjadi pendamping Anies.

"Tapi kalau hari ini hasil survei dibedah, pembicaraan publik ya enggak akan kemana-mana. Artinya, sudah terbaca (kandidat cawapres potensial),” tuturnya.

Namun begitu, AHY menegaskan partainya tidak dalam kapasitas memaksa dan mendesak koalisi bersama Nasdem dan PKS untuk segera mendeklarasikan bakal cawapres.

"Demokrat enggak pernah memaksakan, hanya berpikir jernih," demikian AHY.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya