Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Repro

Politik

Janji Lanjutkan Program Jokowi Jika Terpilih Presiden, Prabowo Salah Kaprah

JUMAT, 14 JULI 2023 | 16:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tekad Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang akan melanjutkan program Joko Widodo jika mendapat mandat menjadi Presiden 2024 dipandang analis politik Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran sebagai bentuk salah kaprah.

Menurutnya, Prabowo dan kandidat capres lainnya seharusnya memahami esensi dari pembangunan. Bahwa pembangunan ke depan yang wajib diikuti oleh Presiden terpilih bukanlah mengikuti program Presiden sebelumnya.

"Melainkan mengikuti perencanaan pembangunan jangka panjang nasional," kata Andi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (14/7).


Kandidat Capres yang paham perencanaan pembangunan akan merumuskan visi misinya  sesuai dengan arah kebijakan dan program pembangunan. Sebagaimana yang telah ditetapkan di dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

"Pernyataan Prabowo yang akan melanjutkan program hilirisasi Jokowi sesungguhnya adalah pernyataan yang disasarkan sekadar untuk memperoleh simpati pendukung Jokowi," demikian Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia (LPI), Andi Yusran.

Dalam Rakernas XVI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Makassar, Kamis (13/7), Prabowo menyatakan jika diberi amanah oleh rakyat menjadi presiden, program Jokowi itu bakal terus dikembangkan.

Menteri Pertahanan itu memandang, program hilirisasi yang saat ini dijalankan Presiden Jokowi mampu membuat pendapatan Indonesia menjadi lebih besar. Sebab, negara tidak lagi menjual barang mentah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya