Berita

Presiden Joe Biden dari Amerika Serikat (kiri) dan Presiden Recep Tayyip Erdogan berbicara selama KTT G20 pada 15 November 2022 di Nusa Dua, Indonesia/Net

Dunia

Seymour Hersh: Biden Tawarkan Utang IMF kepada Erdogan untuk Meratifikasi Permintaan Swedia Masuk NATO

JUMAT, 14 JULI 2023 | 06:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat diduga menjadi pihak di balik perubahan sikap Turkiye meratifikasi permintaan Swedia untuk bergabung dengan blok NATO.

Wartawan pemenang Hadiah Pulitzer Seymour Hersh bahkan mengklaim Presiden AS Joe Biden telah menawarkan lebih dari 11 miliar dolar AS bantuan IMF sebagai imbalan agar Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan mengubah keputusannya.

"Biden berjanji bahwa jalur kredit yang sangat dibutuhkan sebesar 11-13 miliar dolar AS akan dibuat untuk Türkiye oleh Dana Moneter Internasional (IMF). Ini sebagai imbalan," tulis Hersh di akun Substacknya mengutip sumber anonim.


Atas janji itulah, menurut Hersh, Erdogan menghapus keberatan Ankara terhadap Stockholm untuk bergabung dengan blok militer pimpinan AS menjelang KTT NATO yang berlangsung di Lithuania.

Turkiye sebelumnya menentang aksesi Swedia ke blok tersebut, sebagian besar karena sikap Ankara bahwa Stockholm telah menampung militan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang terlibat dalam konflik bersenjata dengan negara Turki pada 1980-an.

PKK telah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Turkiye, Swedia, Eropa dan Amerika Serikat.

Erdogan, yang terpilih kembali sebagai pemimpin Turkiye pada akhir Mei, saat ini menghadapi tugas besar untuk mengganti atau memperbaiki ratusan ribu bangunan yang rusak atau hancur akibat gempa bumi Februari yang menewaskan sedikitnya 50.000 orang.

“Apa yang bisa lebih baik untuk Erdogan, daripada dia akhirnya melihat cahaya dan menyadari bahwa dia lebih baik dengan NATO dan Eropa Barat?" tulis Hersh tentang dugaan pengaturan presiden Amerika dan Turki, mengutip seorang pejabat yang mengetahuinya.

Laporan itu juga merujuk pada analisis keuangan Juni atas pundi-pundi Ankara oleh lembaga pemikir independen Dewan Hubungan Luar Negeri, yang memberikan prospek ekonomi yang mengerikan bagi Erdogan untuk menavigasi pada tahap awal masa jabatan terakhirnya sebagai pemimpin.

Dikatakan bahwa Turkiye berdiri di jurang krisis keuangan yang akan segera terjadi dan jika menghadapi pilihan antara menjual emasnya, gagal bayar yang dapat dihindari, atau menelan pil pahit dari pembalikan kebijakan lengkap dan mungkin program IMF.

Hersh, 86 tahun, menjadi berita utama awal tahun ini ketika dia mengklaim bahwa dia telah diberitahu oleh sumber anonim bahwa Amerika Serikat bertanggung jawab atas ledakan pipa gas alam Nord Stream yang memasok energi dari Rusia ke Eropa tahun lalu. Washington menolak klaim tersebut sebagai fiksi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya