Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Politik Kongo Memanas Jelang Pilpres, Jubir Oposisi Cherubin Okende Tewas Ditembak

JUMAT, 14 JULI 2023 | 02:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peristiwa nahas dialami juru bicara oposisi Kongo, Cherubin Okende. Ia ditemukan tak bernyawa dengan banyak luka tembak di tubuhnya, pada Kamis pagi (13/7) waktu setempat.

Africa News melaporkan, mantan menteri perhubungan yang sekarang menjadi anggota Partai Bersama untuk Republik itu pergi ke Mahkamah Konstitusi pada Rabu. Sejak itu kerabatnya tidak mendengar kabar darinya. Kemudian ia ditemukan telah tewas di mobilnya di jalan utama di Kinshasa sehari kemudian.

"Pemerintah mengetahui dengan ngeri pembunuhan Cherubin Okende," kata Menteri Komunikasi sekaligus juru bicara pemerintah, Patrick Muyaya, di Twitter.


"Sambil mengutuk tindakan keji ini, dia menginstruksikan semua dinas keamanan untuk rajin melakukan penyelidikan menyeluruh untuk menjelaskan tindakan yang tidak dapat diterima ini," tambahnya.

Kasus ini muncul di tengah iklim politik yang sangat mencekam dengan semakin dekatnya pemilu yang dijadwalkan pada akhir tahun 2023.

Okende, 61 tahun, mengundurkan diri Desember lalu dari jabatannya sebagai menteri perhubungan bersama dengan dua menteri pendukung calon presiden oposisi Moise Katumbi.

Katumbi baru saja mengumumkan pencalonannya untuk pilpres yang dijadwalkan Desember mendatang.

Presiden Felix Tshisekedi, yang berkuasa sejak Januari 2019, akan mencalonkan diri kembali. Hingga saat ini, lebih dari selusin lawan telah mengumumkan niat mereka untuk melawannya.

Di antara penentang utama, termasuk Katumbi, menganggap bahwa otoritas pemilu berada dalam kekuasaan dan sedang mempersiapkan pemilu yang bias yang berisiko menimbulkan kecurangan dan kekacauan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya