Berita

Ganjar Pranowo saat menjadi pembicara di Rakernas XVI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Makassar, Kamis (13/7)/Repro

Politik

Ganjar: Pemindahan IKN Soal Mindset, Bukan Cuma Fisik

KAMIS, 13 JULI 2023 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemindahan dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dari Jakarta ke Kalimantan Timur akan mewujudkan mimpi Indonesia di masa depan tentang pemerataan.

Hal ini ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjadi narasumber dalam Rakernas XVI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Makassar, Kamis (13/7).

"Kenapa pak presiden memindahkan ibu kotanya ke wilayah Kalimantan? Itu bukan pindahkan tempat loh. Tapi memindahkan mindset," kata Ganjar.


Bakal calon presiden PDI Perjuangan itu menegaskan, pemindahan IKN tak sekadar memindahkan fisik, melainkan juga mengubah perilaku masyarakat Indonesia yang diharapkan berdampak pada kemajuan.

"Harapannya, biasanya kalau gulanya ditaruh di situ, semutnya akan datang," ujar Ganjar mengistilahkan.
 
Sebelumnya, peristiwa unik terjadi saat Presiden Joko Widodo alias Jokowi bertemu dengan sejumlah siswa sekolah dasar (SD) di Papua, Jumat (7/7). Salah seorang siswi SD, Kesia Olivia Ergor, bertanya mengapa IKN tidak dipindahkan ke Papua.

Jokowi lantas menjelaskan, Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas yakni dari Papua sampai ke Aceh, dari Sabang sampai Merauke. Pemerintah pun memutuskan memindahkan Ibu Kota ke Nusantara di Kalimantan Timur karena aksesnya bisa lebih mudah dari sisi barat dan timur Indonesia

"Dengan berbagai pertimbangan, antara lain karena posisinya di tengah-tengah Indonesia, maka Ibu Kota Nusantara (IKN) dipilih di Kalimantan," jawab Jokowi.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya