Berita

Aksi protes warga Israel menentang reformasi peradilan Netanyahu pada Selasa, 11 Juli 2023/Net

Dunia

120 Orang Ditangkap dalam Aksi Protes Reformasi Peradilan Israel

RABU, 12 JULI 2023 | 22:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ratusan pengunjuk rasa ditangkap selama aksi protes besar-besaran menentang reformasi peradilan kontroversial Israel pada Rabu (12/7).

"Setidaknya 120 orang telah diamankan oleh pasukan keamanan Israel dalam unjuk rasa yang ditujukan untuk menentang kebijakan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu," kata pihak penyelengara protes, seperti dimuat La Prensa Latina.

Protes pecah pada Selasa (11/7), dengan ribuan warga Isaral berbondong-bondong menuju jalan-jalan ibu kota Tel Aviv dan menutup akses lalu lintas utama.


Aksi serupa juga terjadi di kota-kota lainnya seperti di Haifa, Beersheva, dan Yerusalem.

Selama protes, polisi Israel dilaporakan berupaya membubarkan pengunjuk rasa menggunakan meriam air dan menangkap beberapa di antaranya yang dinilai merusak ketertiban.

Kendati demikian, banyak demonstran telah dibebaskan tak lama setelah mereka ditangkap.

Sekitar 13 orang menderita luka ringan dalam bentrokan dengan pasukan keamanan.

Aksi demonstrasi besar-besaran itu meletus setelah Parlemen Israel memberikan persetujuan awal untuk RUU Peradilan yang dianggap mampu mengekang kekuasaan kehakiman dan memotong sayap Mahkamah Agung.

RUU tersebut adalah bagian dari agenda reformasi peradilan Netanyahu, yang sempat dihentikan sementara prosesnya pada Maret karena protes dan pemogokan umum.

Pemerintah Netanyahu kembali melanjutkan proses reformasi peradilan, meskipun mendapat banyak aksi protes dan kritikan dari banyak pihak.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya