Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dalam Waktu 15 Tahun, India Berhasil Bebaskan 415 Juta Warga dari Kemiskinan

RABU, 12 JULI 2023 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angka kemiskinan di India telah mengalami pengurangan yang luar biasa. Sekitar 415 juta orang telah keluar dari kemiskinan dalam 15 tahun terakhir.

Angka tersebut diumumkan Selasa (11/7), oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa saat merilis Indeks Kemiskinan Multidimensi (MPI) global terbaru untuk perkiraan 110 negara.

MPI memantau pengentasan kemiskinan dan mencoba mengukur bagaimana orang mengalami kemiskinan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari mereka, misalnya, apakah mereka memiliki akses ke pendidikan, kesehatan, perumahan yang layak, dan kebutuhan dasar lainnya.


"Khususnya, India melihat pengurangan kemiskinan yang luar biasa," menurut laporan PBB, menunjuk pada pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam periode waktu tersebut.

The National
melaporkan, indikator utama yang digunakan meliputi gizi dan kematian anak, lama sekolah, ketersediaan bahan bakar memasak, air minum , sanitasi dan listrik.

“MPI sebagai indeks kemiskinan dapat digambarkan sebagai menara bertumpuk dari deprivasi yang saling terkait yang dialami oleh individu miskin, dengan tujuan menghilangkan deprivasi tersebut,” kata PBB dalam laporannya.

Ditemukan bahwa 25 negara termasuk India, yang berpenduduk 1,4 miliar , mengurangi separuh nilai MPI global mereka dalam waktu 15 tahun, antara tahun 2006 hingga 2021, menunjukkan bahwa kemajuan pesat dapat dicapai.

Menurut laporan tersebut, terdapat sekitar 645 juta orang dalam kemiskinan multidimensi di India pada tahun 2005-6. Jumlahnya turun menjadi sekitar 230 juta antara 2019 dan 2021.

Laporan tersebut menemukan bahwa proporsi keluarga miskin yang tidak memiliki akses ke bahan bakar memasak turun dari 52,9 persen menjadi 13,9 persen, sementara mereka yang kekurangan sanitasi turun dari 50,4 persen pada 2005-6 menjadi 11,3 persen pada 2019-21 di negara tersebut. .

China juga mengangkat 69 juta orang dari kemiskinan antara 2010 dan 2014 sementara Indonesia berhasil mengangkat 8 juta orang dari kemiskinan antara 2012 dan 2017, kata laporan itu.

Negara-negara lain yang membuat kemajuan penting dalam pengentasan kemiskinan termasuk Kamboja, Kongo, Honduras, Maroko, Serbia, dan Vietnam.

Akan tetapi, laporan itu juga menemukan bahwa 1,1 miliar dari 6,1 miliar penduduk dunia – lebih dari 18 persen – hidup dalam kemiskinan multidimensi akut di 110 negara.

“Afrika Sub-Sahara, dengan 534 juta, dan Asia Selatan, dengan 389 juta, adalah rumah bagi sekitar lima dari setiap enam orang miskin,” ungkapnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya