Berita

Otoritas Spanyol dan anggota keselamatan maritim membantu para migran yang diselamatkan pada saat kedatangan mereka di pelabuhan Arguineguin, Kepulauan Canary, pada 10 Juli 2023/Net

Dunia

Maritim Spanyol Selamatkan 86 Migran di Kepulauan Canary, Ratusan Masih Hilang

SELASA, 11 JULI 2023 | 17:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 86 migran yang diduga berasal dari Senegal berhasil diselamatkan Layanan Penyelamatan Maritim Spanyol dari sebuah kapal di dekat Kepulauan Canary pada Senin (10/7) waktu setempat.

Sebelumnya, sebuah kelompok bantuan melaporkan bahwa tiga kapal dari negara Afrika itu hilang dengan 300 orang di dalamnya.

Pihak berwenang Spanyol tidak dapat memastikan bahwa kapal yang diselamatkan adalah salah satu dari tiga kapal yang dilaporkan hilang, tetapi mengatakan kepada Associated Press bahwa kapal tersebut adalah kano warna-warni sepanjang 20 meter dari jenis yang dikenal di Senegal sebagai pirogue.


"Delapan puluh pria dan enam wanita asal sub-Sahara diselamatkan dan mencapai tanah Spanyol pada Senin malam," kata badan tersebut.

Badan tersebut telah memperingatkan kapal-kapal yang berlayar di perairan Atlantik antara Kepulauan Canary dan Afrika Barat untuk mencari kapal lain.

Helena Maleno Garzon, koordinator kelompok bantuan Walking Borders, atau Caminando Fronteras dalam bahasa Spanyol, mengatakan sebelumnya pada Senin bahwa tiga kapal yang hilang telah meninggalkan Senegal pada akhir Juni.

"Dua kapal berangkat pada 23 Juni dari Mbour, sebuah kota pantai di Senegal tengah, membawa sekitar 100 orang, dan yang ketiga meninggalkan kota selatan Kafountine empat hari kemudian dengan sekitar 200 orang," kata Garzon.

Dia mengatakan belum ada kontak dengan kapal sejak keberangkatan mereka.

“Yang paling penting adalah menemukan orang-orang itu,” kata Garzon.

“Ada banyak orang yang hilang di laut. Ini tidak normal. Kami membutuhkan lebih banyak pesawat untuk mencari mereka," ujarnya.

Walking Borders mengatakan, rute migrasi Atlantik adalah salah satu yang paling mematikan di dunia, dengan hampir 800 orang meninggal atau hilang pada paruh pertama tahun 2023.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Spanyol, d0alam beberapa tahun terakhir Kepulauan Canary telah menjadi salah satu tujuan utama bagi orang yang ingin mencapai Spanyol, dengan puncak kedatangan lebih dari 23.000 migran pada tahun 2020.

Dalam enam bulan pertama tahun ini, lebih dari 7.000 migran dan pengungsi mencapai Canaries.

Salah satu penenggelaman massal migran tujuan Eropa yang paling mematikan terjadi bulan lalu di Laut Mediterania, di mana lebih dari 500 orang diduga tewas di lepas pantai Yunani.

Kritik meningkat atas kegagalan Uni Eropa selama bertahun-tahun untuk mencegah tragedi semacam itu.

Kapal yang sering hilang tidak didokumentasikan. Beberapa tidak pernah ditemukan atau ditemukan di seluruh dunia bertahun-tahun kemudian.

Investigasi AP yang diterbitkan tahun ini menemukan bahwa setidaknya tujuh kapal migran dari Afrika barat laut, mungkin mencoba mencapai Kepulauan Canary pada tahun 2021, hanyut ke Karibia dan Brasil.

Kapal-kapal tersebut terutama melakukan perjalanan dari Maroko dan Mauritania, dengan lebih sedikit yang datang dari Senegal, kata kelompok bantuan Spanyol itu.

Tapi setidaknya 19 kapal dari Senegal telah tiba di Kepulauan Canary sejak Juni, kata kelompok itu.

Faktor-faktor seperti ekonomi yang sakit, kurangnya pekerjaan, kekerasan ekstremis, kerusuhan politik, dan dampak perubahan iklim mendorong para migran mempertaruhkan nyawa mereka di atas kapal yang penuh sesak untuk mencapai Canaries.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya