Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi/Net

Dunia

Pimpin Pertemuan Para Menlu, Retno Marsudi: ASEAN Tidak Boleh jadi Proxy Persaingan Kekuatan Besar

SELASA, 11 JULI 2023 | 14:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

ASEAN harus menjaga persatuan dan sentralitas demi perdamaian dan kemakmuran di kawasan. Untuk itu ASEAN tidak boleh terjebak dalam persaingan kekuatan-kekuatan besar.

Begitu yang dikatakan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi ketika memimpin dan membuka ASEAN Foreign Ministers' Meeting (AMM) ke-56 di Jakarta pada Selasa (11/7).

"Perdamaian tidak jatuh dari langit. Ini adalah hasil dari upaya sistematis untuk membangun arsitektur regional yang inklusif, berlabuh pada kebiasaan dialog dan kolaborasi berdasarkan prinsip-prinsip Piagam PBB, Piagam ASEAN, dan hukum internasional," ujar Retno.


Retno mencatat, keterbukaan untuk kerja sama tanpa mengalienasi siapa pun merupakan komitmen besar ASEAN.

"Kita hanya dapat mencapai ini jika kita menjaga persatuan dan sentralitas ASEAN," tegasnya.

Dalam hal ini, Retno menyebut ada dua hal yang penting bagi ASEAN ke depannya.

Pertama, ia mencatat, penting bagi ASEAN untuk memiliki kredibilitas. Untuk itu proses pengambilan keputusan, termasuk dalam situasi darurat, perlu menerapkan Piagam dan Visi ASEAN.

"Kita harus membuktikan bahwa dengan bersatu kita bisa menjawab tantangan yang ada, sekaligus siap mengantisipasi dan menjawab tantangan di masa depan," jelas Retno.

Kedua, Retno mengatakan, ASEAN hanya penting jika bisa terus menavigasi dinamika kawasan.

"Kita perlu mengirimkan pesan yang jelas bahwa ASEAN tidak akan pernah menjadi proxy dalam persaingan kekuatan besar," tegas Retno.

Retno mengatakan, ASEAN harus menjadi yang terdepan dalam membangun arsitektur kawasan yang inklusif.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya