Berita

Blok regional Afrika timur IGAD mengadakan pembicaraan damai untuk Sudan di Addis Ababa, Ethiopia pada Senin, 10 Juli 2023/Net

Dunia

Pemerintah Sudan Boikot Dialog Damai IAGD di Ethiopia

SELASA, 11 JULI 2023 | 13:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Sudan dengan tegas menolak hadir dalam dialog damai yang digelar Blok Pembangunan Afrika Timur (IAGD) di Ethiopia, pada Senin (10/7).

Kementerian Luar Negeri Sudan menilai, pertemuan yang dipimpin oleh Presiden Kenya William Ruto itu bias.

"Sudan telah meminta Presiden Kenya William Ruto diganti, khususnya karena keberpihakannya," bunyi pernyataan Kemlu Sudan, seperti dimuat African News.


Saat Sudan menolak hadir, perwakilan paramiliter Rapid Support Force (RSF) justru datang menghadiri dialog damai tersebut.

Pertemuan itu juga dihadiri oleh Komisaris Uni Afrika untuk Urusan Politik, Perdamaian dan Keamanan serta tamu internasional seperti perwakilan badan kemanusiaan PBB, Uni Eropa, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, dan Inggris.

Sementara itu, Presiden Kenya mengakui bahwa pemimpin politik yang hadir dalam pertemuan ini sama sekali tidak mewakili kelompok. Tetapi ia yakin bahwa dialog terbuka mampu membawa keterlibatan seluruh stakeholder dalam upaya perdamaian.

"Kami percaya bahwa proses yang terbuka, proses yang inklusif akan melibatkan semua aktor politik, kelompok sipil, masyarakat sipil," tegasnya.

Anggota IAGD terdiri dari Djibouti, Ethiopia, Kenya dan Sudan. Organisasi itu berkomitmen untuk menghentikan konflik internal Sudan dengan mempertemukan  para pemimpin pihak yang bertikai Abdel Fattah al-Burhan dan pemimpin RSF Mohamed Hamdane Daglo.

IAGD juga meminta Pasukan Siaga Afrika Timur (EASF) untuk bersiap jika nanti perlu dikerahkan untuk melindungi warga sipil dan menjamin akses kemanusiaan di Sudan.

Sudah hampir tiga bulan konflik  militer Sudan tidak kunjung mereda. Beberapa perjanjian gencatan senjata telah disepakati, namun selalu gagal diterapkan.

Menurut laporan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), telah ada 3.000 orang tewas dalam konflik bersenjata tersebut. Sementara itu, 2,2 juta warga Sudan juga terpaksa mengungsi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya