Berita

Elon Musk/Net

Dunia

Elon Musk: Rusia Punya Pasukan yang Kuat, Kemungkinan Besar akan Menang dari Ukraina

SELASA, 11 JULI 2023 | 05:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia kemungkinan besar akan keluar sebagai pemenang dalam perangnya dengan Ukraina, menilik dari beberapa keunggulan yang dimiliki negara itu.

CEO Tesla sekaligus pemilik Twitter Elon Musk mengungkapkan hal itu dalam cuitannya baru-baru ini.

Dikutip dari RT Senin (10/7), Elon Musk dalam cuitannya pada Minggu (10/7) memaparkan pendapatnya tentang serangan balasan Ukraina yang diluncurkan lebih dari sebulan yang lalu.


"Pihak mana pun yang melakukan serangan terhadap posisi yang sangat kuat akan kehilangan lebih banyak tentara," tulis Musk.

Dia mengklaim bahwa Rusia dan Ukraina berbanding 4:1, untuk itu kemungkinan besar Moskow akan memenangkan perang, bahkan jika korbannya sama.

"Jika serangan Ukraina gagal dengan banyak korban, serangan balik Rusia akan merebut lebih banyak wilayah. Inilah mengapa tidak ada serangan besar," kata pengusaha itu.

Musk juga mengomentari serangan balik Ukraina yang diluncurkan pada akhir Juni. Ia tampaknya mendukung artikel yang ditulis investor David Sacks, bahwa serangan Kyiv gagal mencapai salah satu dari tujuannya.

Sacks berargumen bahwa konflik dapat menuju jalan buntu, atau bahkan Rusia akan mengambil lebih banyak wilayah dan memenangkan perang.

Pernyataan Musk berbanding lurus dengan komentar Presiden Rusia Vladimir Putin tentang serangan balik Ukraina bulan lalu.

Putin saat itu menggambarkan tingkat korban Kyiv sebagai "bencana," dan memperkirakan kerugian Ukraina sepuluh kali lebih tinggi daripada Rusia. Dia kemudian mengklaim bahwa Ukraina telah kehilangan 259 tank dan 780 kendaraan lapis baja sejak awal penyerangan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya