Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Filipina Pinjam Rp 9,1 Triliun dari Bank Dunia untuk Pertanian

SENIN, 10 JULI 2023 | 20:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Filipina telah meneken perjanjian pinjaman dana sebesar 600 juta dolar AS atau setara dengan Rp 9,1 triliun dari Bank Dunia untuk mendanai berbagai proyek pertanian.

Seperti mengutip Bernama, perjanjian tersebut diteken oleh Departemen Keuangan Filipina (DOF) dan Bank Dunia pada 8 Juli untuk Peningkatan Proyek Pembangunan Pedesaan Filipina (PRDP).

Dalam pernyataan pada Senin (10/7), DOF mengatakan dana tersebut diarahkan untuk mengubah pertanian menjadi sektor modern dan industri melalui intervensi infrastruktur publik dan memperkuat rantai nilai komoditas.


Peningkatan Skala PRDP, sebuah prakarsa dari Departemen Pertanian (DA), merupakan tanggapan yang diperluas terhadap tantangan terus-menerus yang dihadapi sektor pertanian dan perikanan, serta masyarakat pedesaan.

Secara khusus, DOF mengatakan proyek tersebut akan meningkatkan akses petani dan nelayan ke pasar, meningkatkan pendapatan dari rantai nilai agro-perikanan terpilih, dan meningkatkan efisiensi dalam rantai pasokan makanan.

DOF mengatakan proyek tersebut memerlukan investasi langsung dalam infrastruktur pedesaan dan subproyek perusahaan, yang menguntungkan sekitar 450 ribu petani dan nelayan serta menghasilkan hampir 42.000 pekerjaan baru.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya