Berita

Jakarta International Stadium (JIS)/RMOL

Politik

Buro Happold Klaim JIS Tak Sesuai Panduannya, Bung Kus: Kelayakan JIS Ditentukan FIFA

SENIN, 10 JULI 2023 | 12:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perusahaan jasa desain dan konsultan asal Inggris, Buro Happold, menyatakan, pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) tidak sesuai panduan yang mereka sampaikan.

Hal ini pun disorot banyak pihak dan seolah semakin menguatkan asumsi yang menyebut JIS tidak standar FIFA untuk menjadi venue Piala Dunia U-17 yang bakal digelar November mendatang.

Buro Happold telah menyampaikan, diminta Jakarta Konsultindo (Jakkon) untuk membuat panduan desain serta memberikan jasa konsultasi dalam pembangunan JIS. Periode kerjasama itu berlangsung mulai Desember 2018 hingga Maret 2019.


Lingkup pekerjaan mereka dalam pembangunan JIS adalah pembuatan panduan desain (preparation of concept design guide), penilaian untuk soal teknis dan komersial (technical and commercial assessment), konsep rencana induk untuk area di sekitar stadion (concept masterplan for the surrounding area), serta peta jalan implementasi proyek (implementation roadmap).

Menurut pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni, hal ini sebetulnya tidak perlu dipersoalkan. Sebab keterangan Buro Happold hanya mengklarifikasi sejauh mana peran mereka dalam pembangunan JIS.

"Dalam pelaksanaan proyek konstruksi, bukan hal baru jika pelaksanaan proyek kemudian mengalami penyesuaian," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/7).

Sosok yang akrab disapa Bung Kus itu menjelaskan, banyak faktor yang menjadi alasan dilakukannya penyesuaian di lapangan. Dengan atau tanpa peran Buro Happold, pada akhirnya yang menentukan kelayakan JIS adalah FIFA.

Jika tidak sesuai standar, delegasi FIFA pasti akan menyampaikan sekaligus merekomendasikan apa saja yang perlu diperbaiki.

"Jadi ada baiknya kita tunggu saja inspeksi resmi delegasi FIFA. Kita sudahi polemik ini dan mencurahkan energi lebih banyak untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Piala Dunia U-17," pungkasnya.

Buro Happold tidak cuma fokus dalam proyek stadion semata, melainkan juga dalam bangunan yang lain semacam Museum Elizabeth II, Museum Liverpool, The Globe Theatre, serta lain sebagainya. Mereka pula yang merancang Stadion Emirates selaku markas Arsenal dikala ini.

Indonesia sendiri telah jadi salah satu langganan yang sering memakai jasa mereka. Buro Happold berfungsi dalam pembangunan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) serta Mall Grand Indonesia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya