Berita

Mantan Ketua DPP PDI Perjuangan Firman Jaya Daeli saat berdialog dengan calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Firman Jaya Daeli: Ganjar Pranowo Sosok Pemimpin Paripurna

MINGGU, 09 JULI 2023 | 07:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sosok bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo merupakan seorang pemimpin masyarakat, bangsa, dan negara yang berkualitas. Tidak hanya itu, dia juga memiliki kapasitas, profesionalitas, kredibilitas, dan integritas yang tergolong paripurna.

Begitu penilaian mantan Ketua DPP PDI Perjuangan Firman Jaya Daeli, usai dirinya berdialog dan berdiskusi langsung dengan Ganjar Pranowo di Rumah Dinas Jabatan Gubernur, di Puri Gedeh, Semarang, Jawa Tengah.

Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia itu mengurai bahwa dialognya bersama Ganjar Pranowo berlangsung santai dan informal, tapi tetap berisi karena membahas strategis ideologis.


“Pertemuan dialog dan diskusi pada dasarnya berintikan mengenai agenda untuk menguatkan, menumbuhkan, dan memaknakan persatuan untuk Indonesia raya,” tegasnya kepada redaksi, Senin (9/7).

Di matanya, Ganjar Pranowo merupakan salah seorang politisi senior PDI Perjuangan yang berpengalaman, matang, kredibel, akuntabel, profesional, merakyat, mengakar, visioner, programatik, dan ideologis. Terutama dalam konteks ekosistem kepemimpinan dan atmosfer pengabdian di bidang kemasyarakatan, kebangsaaan, dan kenegaraan.

“Intinya adalah sebagai seorang aktivis, profesional, politisi, pemimpin, ideolog, dan negarawan,” sambungnya.

Terakhir, Firman Jaya Daeli menilai Ganjar sebagai sosok yang paripurna karena pernah mengabdi dan memimpin beberapa bidang pergerakan dan perjuangan. Termasuk menjadi salah seorang pimpinan legislatif di parlemen dan eksekutif.

“Dia adalah salah seorang figur pemimpin yang tergolong "paripurna”,” tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya