Berita

Prabowo Subianto bersama Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Selain Gengsi, PDIP Takut Tak Dapat Efek Ekor Jas Kalau Dukung Prabowo

SABTU, 08 JULI 2023 | 23:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kekhawatiran tak akan mendapatkan coattail effect atau efek ekor jas, menjadi alasan PDI Perjuangan tidak mendukung bakal calon presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Oleh karena itu, PDIP keukeuh mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai bakal capres yang mereka usung.

Begitu analisis Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (8/7).


“Karena memang tak dapat efek ekor jas juga kalau yang didukung (PDIP) capres lain,” kata Ujang.

Di sisi lain, Ujang berpandangan bahwa PDIP masih gengsi apabila harus mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Pasalnya, PDIP merasa sudah mencukupi ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold (PT) 20 persen. Pun percaya diri karena telah dua kali memenangkan pemilu.

Oleh karena itu, meskipun para relawan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019 saat ini mulai bergeser mendukung Prabowo Subianto, PDIP tak mengalihkan dukungannya.

“Sebenarnya kalau tidak gengsi ya, (PDIP sudah mendukung Prabowo,” pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya