Berita

Ganjar Pranowo saat dideklarasikan sebagai calon presiden oleh PDI Perjuangan/Ist

Politik

Sikap Jumawa PDIP dan Ganjar, Alasan Relawan Jokowi Membelot ke Prabowo

SABTU, 08 JULI 2023 | 21:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap membelot Relawan Presiden Joko Widodo yang nampak mendukung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto maju bersama Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, disebabkan kesombongan PDIP dan Ganjar Pranowo.

"PDIP tetap solid mengajukan capres Ganjar. Hanya saja ada tiga hal yang saling mempengaruhi yang menyebabkan relawan Jokowi membelot," ujar pengamat politik Citra Institute Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (8/7).

Dia menuturkan, beberapa keputusan PDIP membuat relawan Jokowi kecewa, sehingga gerbong-gerbong yang ada diarahkan ke Prabowo.


"Kesombongan PDIP yang merasa jumawa pasti hattrick, sehingga enggan membangun koalisi besar. PDIP juga terlihat enggan mempercayai peran dari barisan relawan Jokowi," kata Efriza.

Dosen Universitas Sutomo itu juga menyebutkan, manuver Ganjar usai ditetapkan sebagai Capres 2024 oleh PDIP, turut berkontribusi dalam kekecewaan relawan Jokowi.

"Ganjarnya sendiri enggan mempercayai relawan Jokowi, ia malah mendirikan banyak relawan Ganjar dengan juga lebih mempercayai tim-tim sukses Ganjar yang telah memenangkannya di Pilgub Jateng lalu," ucapnya.

"Ini menunjukkan Ganjar dan PDIP, terlihat enggan mempercayai kapal besar relawan Jokowi sehingga membelotnya relawan Jokowi satu persatu, setelah sebelumnya ada Jokman," demikian Efriza menambahkan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya