Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Austria dan Swiss Gabung dalam Proyek Pertahanan Udara European Sky Field

JUMAT, 07 JULI 2023 | 20:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Austria dan Swiss sepakat berkolaborasi dalam program pertahanan udara Lapangan Terbang Eropa, European Sky Shield (ESSI) yang diprakarsai Jerman.

Menteri Luar Negeri Austria Klaudia Tanner dan mitranya dari Swiss, Viola Amherd, menandatangani deklarasi kesepakatan program tersebut di Bern pada Jumat (7/7).

Jerman mengajukan program ini dengan tujuan menciptakan satu sistem anti rudal dan pertahanan udara Eropa. Juga memastikan pengadaan bersama senjata anti rudal dan pertahanan udara jarak pendek, menengah, dan panjang.


Seluruh negara yang tergabung dalam ESSI menyatakan niat mereka untuk bersama-sama membeli alutsista untuk melindungi wilayah udara mereka, menyusul invasi Rusia ke Ukraina. Mereka bebas memutuskan senjata apa yang akan dibeli.

Meski bergabung dengan program tersebut, Austria dan Swiss menyatakan tetap pada tekad mereka untuk  netral dalam konflik militer.

“Kami telah mendaftarkan keprihatinan terkait kenetralan kami bersama dengan Austria dalam deklarasi khusus tambahan untuk menutup keterlibatan apa pun dalam konflik militer internasional,” jelas Amherd.

Tanner mengatakan sebelumnya bahwa Austria akan dilindungi dari rudal jarak pendek dan menengah mulai tahun 2024 dan wilayah udaranya akan ditutup sepenuhnya pada tahun 2025.

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius menyambut keputusan Austria dan Swiss sebagai langkah baru  dan "sinyal penting untuk keamanan Eropa."

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya