Berita

Buruh dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan mendeklarasikan dukungan untuk Anies Baswedan/Ist

Nusantara

Buruh Ciayumajakuning Deklarasikan Dukungan untuk Anies Baswedan

JUMAT, 07 JULI 2023 | 20:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Deklarasi dukungan disampaikan gerakan buruh yang berasal dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) untuk pencapresan Anies Baswedan dengan tajuk "Deklarasi Anies for Presiden 2024", Jumat (7/7).

Dukungan ini dilakukan lantaran mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut dianggap peduli terhadap kaum buruh. Saat masih menjabat Gubernur DKI, Anies bahkan berani menaikkan gaji buruh di atas ketentuan omnibus law UU Cipta Kerja.

Melalui deklarasi dukungan ini pula, buruh berharap bisa hidup layak dan sejahtera jika Anies Baswedan menjadi presiden 2024.


"Kita dukung presiden yang berani mencabut omnibus law, cerdas, dan bukan petugas partai," tegas Ketua Panitia Forum Buruh Ciayumajakuning, Sugiharto di Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Jumat (7/7).

Sugiharto mengatakan, nasib buruh dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan masih memprihatinkan karena mendapat upah rendah dibandingkan daerah lain.

Di empat wilayah tersebut, Sugiharto mencatat upah buruh hanya naik Rp18 ribu di tahun 2021. Kemudian di tahun 2022, naik Rp78 ribu dibanding tahun sebelumnya. Sementara di tahun 2023 hanya naik Rp153 ribu.

"Untuk upah di sektor padat karya seperti tekstil di Majalengka, dari gaji Rp2.180.000 kemudian dipotong 25 persen sekitar 500 ribu, jadi mereka terima Rp1,5 juta perbulan," sambungnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Forum Ciayumajakuning, Mauludin mengutarakan ada tiga sikap buruh dalam upaya mendukung Anies Baswedan.

Pertama, dukungan capres tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan kerja layak, upah layak, dan hidup layak sesuai dengan amanat Konstitusi UUD 45.

Kedua, dukungan tersebut diberikan karena Forum buruh Ciayumajakuning melihat kepemimpinan Anies pro terhadap buruh.

"Ketiga, kami siap bekerja sama dengan tim sukses atau relawan pendukung Anies Baswedan untuk mengawal hasil penghitungan suara di TPS sampai ke KPU demi mengawal penyelenggaraan pemilu yang jujur, benar, dan adil," tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya